Monday, 31 March 2014

Suharno : Arema Harus Kerja Keras


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Arema sangat ingin mengamankan poin penuh matchday keempat Grup F AFC Cup 2014 di kandang sendiri dari sergapan wakil Maladewa, Maziya S&Rc. Untuk itu, sang pelatih Suharno terus mengingatkan anak asuhnya untuk bekerja keras.

Di leg pertama, Arema sukses menekuk Maziya di National Stadium, Male (19/03). Namun demikian, Suharno tak ingin Ahmad Bustomi dkk terlena oleh kemenangan yang telah diraih di kandang lawan sebelumnya.

"Kita memang bisa mengalahkan mereka di Maladewa, tapi itu bukan berarti mereka tim yang bisa dianggap remeh," ujar pelatih 54 tahun itu dalam sesi jumpa pers, Senin (31/03).

"Saya tekankan kepada para pemain, tentunya untuk mendapatkan tiga poin harus kerja keras, dan jangan menganggap remeh lawan," imbuh pelatih asal Klaten tersebut.

Arema dan Maziya S&Rc akan bentrok di leg kedua matchday Grup F AFC Cup 2014, Selasa (01/04). Laga tersebut rencananya akan disiarkan langsung oleh Fox Sport mulai pukul 16.00 WIB.

Tidak Ada Alasan Lelah Untuk Mencuri Poin Di Kandang Singa


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Ismail Mahfooz menegaskan ingin sekali anak asuhnya bisa mencuri poin di kandang Arema. Demi misi sulit tersebut, pelatih kepala Maziya S&Rc itu meminta Amdhaan Ali dkk untuk melupakan kelelahan mereka.

"Ini adalah perjalanan terpanjang kami selama bermain di level internasional (AFC Cup). Kami memang mengalami kelelahan, tapi itu bukan alasan untuk tidak bermain bagus melawan Arema," ungkap Ismail dalam jumpa pers, Senin (31/03).

Sama seperti Arema kala bertandang ke Maladewa di leg pertama (19/03) lalu, Maziya harus menempuh perjalanan selama kurang lebih seharian penuh sebelum menginjakkan kaki di bhumi Arema. Belum lagi kendala adaptasi cuaca yang berbeda.

"Saya rasa cuaca di Malang tak terlalu berbeda, semoga anak-anak cepat beradaptasi. Ini juga bukan jadi hal yang menghambat upaya kami meraih poin di Malang," tegas pelatih yang akrab disama Ilma ini.

Maziya S&Rc akan menantang Arema dalam lanjutan AFC Cup 2014, Selasa (01/03). Laga keempat Grup F AFC Cup 2014 ini rencananya akan disiarkan langsung oleh Fox Sports dari Stadion kanjuruhan Malang mulai pukul 16.00 WIB.

Dinev Ingin Berkarir di Indonesia Musim Depan


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Sebuah pernyataan mengejutkan muncul dari bek tengah andalan Maziya S&Rc Zhivko Todorov Dinev jelang menantang Arema, Selasa (01/04) di Stadion Kanjuruhan Malang. Pemain asing asal Bulgaria itu menyatakan keinginannya untuk hengkang dari klubnya musim depan.

"Saya berharap musim depan bisa mendapat klub baru. Saya ingin mencari tantangan lain di kompetisi yang lebih kompetitif dari Divehi League (Liga Maladewa)," ungkap Dinev.

Menurut defender berusia 26 tahun ini, Liga Indonesia (ISL) merupakan salah satu pilihan yang tepat baginya. Pemain yang tak bisa ikut away tour Maziya ke kandang Arema karena akumulasi kartu kuning itu sangat antusias ketika ditanya apakah ingin bermain di Indonesia.

"Jika ada agen yang menawari, saya akan mencoba bermain di Indonesia, karena di sana ada Arema klub yang kuat, pasti liganya lebih kompetitif dan profesional," imbuh pemilik jersey 18 ini.

Divehi League (Liga Maladewa) hanya terdiri dari delapan kontestan yang salah satunya adalah Maziya yang dibela Dinev sejak musim 2013 lalu. Maka tak heran jika semusim saja membuat Dinev jenuh di liga yang satu musimnya diputar tiga kali tersebut.

Sejarah Arema : 31 Maret


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 31 Maret dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

31 Maret 2013

Arema menang satu gol di Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan, kandang Persita Tangerang di Indonesia Super League 2012-2013. Gol semata wayang Cristian Gonzales di menit 44' membawa kemenangan kelima secara beruntun atau kemenangan away ketiga beruntun bagi skuat Singo Edan.

31 Maret 2013

Aremania Bandung, Cirebon dan sekitarnya mendukung Arema secara langsung di Stadion Mahud Wisnusaputra, Kuningan.

Stadion Baru Arema Sekelas Emirates Stadium


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Usulan manajemen terkait model stadion baru Arema segera ditanggapi dengan cepat oleh Nirwan Darmawan Bakrie. Pemilik 100 persen saham di Arema itu segera mendatangkan konsultan asal Eropa yang pernah turut andil dalam pembangunan Emirates Stadium milik Arsenal.

Kabar tersebut dibenarkan oleh CEO Arema, Iwan Budianto seperti yang dikutip dari Malang Post. Dia juga mengungkapkan, desain stadion baru Arema yang digadang-gadang mirip kandang klub Liga Premier Inggris berkapasitas 60.000 penonton itu memang keinginan sang big boss.

"Blueprint atau cetak biru stadionnya, akan mengadaptasi standar stadion di Eropa, karena konsultannya sendiri expert untuk pembangunan stadion Eropa. Itu keinginan Pak Nirwan sendiri," ujar pria yang akrab dengan panggilan IB tersebut.

"Karena Pak Nirwan sudah karep untuk bangun stadion Arema di Malang, beliau paksa manajemen untuk secepatnya membebaskan lahan. Setelah itu, upaya perancangan serta pembangunan stadion baru bisa berjalan, imbuhnya.

Perkiraan manajemen sendiri, dibutuhkan 22 hektare tanah untuk mendirikan stadion baru yang nantinya juga akan menjadi pusat perkantoran dan bisnis ini. Kabarnya pembebasan lahan untuk proyek pembangunan stadion yang akan menelan dana tak terbatas ini akan rampung akhir 2014.

Arema vs Maziya S&Rc Live Fox Sports


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Fox Sports berencana akan kembali menyiarkan laga Arema di AFC Cup 2014 langsung dari kandang Arema, Stadion Kanjuruhan Malang.

Televisi kabel berbayar regional Asia itu akan menyiarkan matchday keempat Grup F Arema vs Maziya S&Rc, Selasa (01/04).

Kick off laga antara wakil Indonesia dan Maladewa itu dipastikan akan dimulai pada pukul 16.00 WIB, atau 17.00 waktu Hongkong (yang tertera dalam jadwal Fox Sport di bawah ini).

Aremania yang tidak bisa hadir langsung di stadion diharapkan mendatangi tempat-tempat nobar yang digelar di beberapa tempat untuk nonton bareng mendukung Arema.
2014_04_01_live_Arema_vs_Maziya_S&Rc

Kickoff Arema vs Maziya Sesuai Jadwal dari AFC


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Upaya Arema mengajukan usulan kepada AFC untuk memindahkan kickoff laga Arema vs Maziya S&Rc menjadi pukul 19.00 WIB tak menemui hasil. Kickoff matchday keempat Grup F AFC Cup 2014 itu tetap dihelat Selasa (01/04) pukul 16.00 WIB.

Dari keterangan General Manager Arema, Ruddy Widodo, usulan yang diajukan Arema melalui PSSI kembali ditolak untuk kesekian kalinya. Padahal, Arema sudah mengajukan sertifikat lampu Stadion Kanjuruhan sebagai syarat venue peretandingan malam hari.

"Menurut info lisan dari Azwan Karim (Media Officer PT Liga Indonesia), untuk Arema vs Maziya, AFC belum merekomendasikan main malam," ungkap Ruddy seperti dilansir JPNN.

"AFC mau inspeksi sendiri terkait lampu di Stadion Kanjuruhan. Jadi nanti saat Arema vs Selangor FA kemungkinan baru bisa main malam," imbuhnya.

Kejadian ini bukan penolakan yang pertama bagi Arema. Sebelumnya, usulan main malam dalam laga kandang perdana AFC Cup 2014 menjamu Ha Noi T&T (11/03) juga tidak diiyakan oleh otoritas sepakbola tertinggi di kawasan Asia tersebut.

Sejarah Arema Hari Ini: 30 Maret


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 30 Maret dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

30 Maret 2003

Arema sukses mengalahkan Pelita Krakatau Steel 2-1 lewat dua gol Nanang Supriadi menit 29', dan Tibidi Alexis menit 41'. Sementara Pelita hanya mampu memperkecil kekalahan melalui gol Taryana di menit 60'. Sayang di akhir musim Liga Bank Mandiri (Ligina IX) 2003 Arema harus terjerembab ke jurang degradasi karena hanya menempati posisi 17 dari 20 tim dengan koleksi 44 poin.

30 Maret 2010

Di hadapan 33.693 Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan Malang kala itu, Arema membungkam tamunya Persitara Jakarta Utara 2-0 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009-2010. Dua gol Singo Edan disumbangkan oleh Muhammad Ridhuan menit 35' dan Dendi Santoso menit 70'. Lebih spesial lagi, laga tersebut disaksikan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sekeluarga. Laga itu juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti Menegpora kala itu Andy Malarangeng, Gubernur Jawa Timur Sukarwo, Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dan Ketua Komite Sepakbola Nasional (KSN) Agum Gumelar.

Dinev Gagal Revans


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kekalahan atas Arema di leg pertama (19/03) lalu ternyata menyisakan dobel kesedihan bagi bek tengah andalan Maziya S&Rc, Zhivko Todorov Dinev. Selain tak berhasil mengantarkan timnya meraup poin penuh atas Singo Edan, pemain asal Bulgaria itu kehilangan momen balas dendam di leg kedua yang digelar Selasa (01/04) di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Ya, kartu kuning kedua di laga keduanya di matchday Grup F AFC Cup 2014 memaksa Dinev tak ikut rombongan skuat Maziya yang melakoni away tour ke Malang. Padahal dia sangat ingin membalaskan dendam kekalahan menyakitkan 1-3 yang diderita timnya di kandang sendiri atas skuat asuhan duet pelatih Suharno-Joko Susilo itu.

"Saya sedih karena tahu saya tidak bisa main dalam pertandingan ini. Tapi saya yakin ini akan menjadi sebuah pertandingan yang menarik bagi kami," ungkap Dinev.

Dinev mengaku, dalam kesedihannya dia hanya bisa berdoa dan mendukung dari jauh di kota Malee, ibukota Maladewa, homebase Maziya S&Rc. Defender jangkung berusia 26 tahun itu berharap timnya mampu berbuat banyak di kandang singa untuk paling tidak menambah pundi-pundi poin demi lepas dari juru kunci Grup F yang ditempati Maziya saat ini.

"Kita tahu bahwa Arema adalah tim yang sangat kuat, tapi saya harap tim saya bisa bermain lebih bagus dari pertandingan sebelumnya dan mendapatkan poin dari laga ini," tegasnya dengan penuh optimis.

Maziya S&Rc memilih berangkat ke Malang pada H-2


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Sebagaimana regulasi AFC Cup 2014, Maziya S&Rc memilih berangkat ke Malang pada H-2 sebelum kick off Selasa (01/04) mendatang. Dikonfirmasi dari Media Officer Arema di AFC Cup 2014, Fuad Ardiansyah, skuat wakil Maladewa itu akan tiba Minggu (30/03) malam.

"Mereka sudah konfirmasi kepada kami bahwa akan datang pada tanggal 30 Maret 2014," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Marketing Arema itu.

Pelatih Ismail Mahfooz akan membawa 18 pemain terbaiknya ke Malang dalam tur mereka kali ini. Total pemain itu minus bek asal Bulgaria, Zhivko Todorov Dhinev yang terkendala akumulasi kartu kuning.

"Maziya membawa 18 pemain yang sebagian besar adalah pemain timnas Maladewa. Mereka hanya membawa serta satu pemain asing, yaitu Abu Desmond Mansarray (Sierra Leone)," imbuh Fuad.

Skuat Maziya tentu ingin segera beradaptasi dengan cuaca Malang yang notabene berbeda 10 derajat lebihdingin ketimbang negari mereka. Arema dan Maziya S&Rc akan berduel di matchday keempat Grup F AFC Cup 2014, Selasa (01/04) di Stadion Kanjuruhan Malang.

Arema Lebih Senang Jamu Maziya Malam Hari


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Dalam jadwal resmi yang dikeluarkan AFC, Arema akan menjamu Maziya S&Rc dalam matchday keempat Grup F AFC Cup 2014, Selasa (01/04), pukul 16.00 WIB. Namun karena dihelat di hari kerja, manajemen Arema secara resmi telah mengajukan surat perubahan jam kickoff menjadi 19.00 WIB.

"Semua syarat sudah kami lampirkan dalam surat pengajuan. Sampai saat ini kami masih menunggu keputusan dari AFC," ungkap Media Officer Arema di AFC Cup 2014, Fuad Ardiansyah.

Sebelumnya, perubahan jam kickoff laga kandang perdana menjamu Ha Noi T&T (11/03) yang diajukan manajemen Arema gagal dan tetap dihelat pukul 16.00 WIB. Berkaca pada hal itu, manajemen tak lupa menyertakan sertifikat lampu stadion sebagai persyaratan menggelar laga malam hari.

"Semoga AFC menyetujui perubahan jam kicoff yang kita ajukan. Kalau AFC masih menganggap persyaratannya kurang ya tetap main sore," pungkas pria yang merupakan alumni universitas luar negeri tersebut.

AFC memang memiliki standar penilainan khusus soal lampu stadion yang layak menggelar partai malam hari. Sementara saat ini Stadion Kanjuruhan sebagai homebase Arema di AFC Cup memiliki daya penerangan iluminasi rata-rata 1,282,500 lux dengan 20 buah lampu pada empat tiang di sekeliling lapangan.

Panpel Terjunkan Personel Tambahan


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Panpel Arema tak mau lagi kecolongan aksi oknum suporter seperti laga kandang perdana Arema di AFC Cup 2014 menjamu Ha Noi T&T (11/03). Untuk itu, panpel akan menerjunkan personel keamanan yang lebih banyak dari sebelumnya pada laga kandang kedua Arema kala menjamu Maziya S&Rc, Selasa (01/04).

"Jika pada pertandingan sebelumnya berjumlah 200 personel, maka pada pertandingan mendatang akan ditambah menjadi 300 personel," ungkap Sudarmaji selaku Media Officer Arema dalam laman resmi klub aremafc.com.

Seperti diketahui, saat Arema dikalahkan Ha Noi 1-3 di Stadion Kanjuruhan, ada pelemparan botol mineral dari tribun VIP selatan oleh oknum suporter yang langsung diamankan. Selain berpotensi sanksi AFC, hal-hal seperti itu jelas mengganggu kenyamanan Aremania lainnya yang berniat mendukung Arema.

"Tambahan personil keamanan tersebut akan ditempatkan di semua tribun untuk menjaga kenyamanan," imbuh pria asal Banyuwangi tersebut menegaskan.

Sebelumnya, perwakilan Aremania sudah berkomitmen dengan pihak kepolisian dan Panpel Arema untuk menjaga pertandingan menghadapi Maziya sekondusif mungkin. Hal ini terkait kickoff laga yang dihelat dalam masa kampanye Pemilu Legislatif 2014 yang rawan konflik.

Ujian Bagi Aremania


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Sudarmaji melalui laman resmi klub aremafc.com menghimbau kepada seluruh Aremania, terutama yang akan hadir di Stadion Kanjuruhan Malang mendukung Arema menjamu Maziya S&Rc, Selasa (01/04) agar lebih bijak. Media Officer Arema itu menyebut laga itu sebagai ujian bagi Aremania.

Meski dalam perhelatan akbar pesta demokrasi masa kampanye Pemilu Legislatif, pihak kepolisian tak ragu memberikan izin matchday keempat Grup F AFC Cup 2014 tersebut. Namun demikian, himbauan dari kepolisian dan manajemen Arema harus diperhatikan oleh suporter Arema yang terkenal santun.

"Kepolisian dan manajemen Arema Cronus memohon kepada Aremania untuk menjaga citra bahwa sepakbola di Malang tetap aman terkendali meskipun ada perhelatan politik," tutur Sudarmaji.

Mantan wartawan itu juga berharap tak ada lagi oknum suporter seperti pada laga kandang perdana menjamu Ha Noi T&T lalu. Intinya, manajemen berharap Aremania meminimalisir kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan di dalam maupun di luar stadion.

"Sebab bila ada kejadian menonjolakan sangat berpengaruh terhadap proses izin selanjutnya," pungkas pria asal Banyuwangi itu menegaskan.

Suharno Asah Lini Depan Arema


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Tumpulnya barisan depan Arema di AFC Cup 2014 rupanya membuat Suharno agak galau. Pelatih Arema asal Klaten itu terus mengasah Cristian Gonzales dkk di H-3 matchday keempat Grup F menjamu Maziya S&RC, Selasa (01/04) di Stadion Kanjuruhan Malang.

Dalam laga ujicoba segitiga terakhir bersama Persikoba Batu dan Persekam Metro FC, Kamis (27/03) tampak sekali ketumpulan para penyerang Singo Edan. Di dua laga melawan tim yang sejatinya memiliki level di bawah Arema, barisan depan Arema gagal bikin satu gol pun.

"Dari laga ini kita jadi tahu beberapa kekurangan yan kita miliki, terutama soal finishing touch (penyelesaian akhir) para penyerang kita," ungkap Suharno ditemui di Stadion Gajayana usai mendampngi anak asuhnya.

Di AFC Cup sendiri, dari tiga laga yang dilakoni, tercatat hanya Cristian Gonzales sebagai satu-satunya striker Arema yang mengoleksi gol, itupun dari titik putih saat kalah dari Ha Noi T&T di kandang sendiri. Selebihnya, empat gol Arema dibuat oleh barisan gelandang.

"Inilah yang menjadi evaluasi bagi tim pelatih. Kita akan perbaiki penyelesaian akhir dalam sesi latihan rutin," tegas pelatih yang pernah menangani Arema di era '90-an ini.

Sejarah Arema Hari Ini: 29 Maret


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 29 Maret dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

29 Maret 1995

Untuk pertama kalinya, Arema mencatatkan head to head dengan rival abadinya, Persebaya Surabaya. Laga panas itu terjadi di Divisi Utama Liga Dunhill I (Liga Indonesia 1994-1995), yakni kompetisi hasil penggabungan Galatama dengan Perserikatan. Arema yang kala itu dihuni muka-muka lama eks Galatama seperti Nanang Hidayat, Ahmad Yono, Agus Purwanto, Nurdin Lubis, Aris Budi Prasetyo, Singgih Pitono, Aji Santoso, Kuncoro, Dominggus Nowenik, M Nizar, Maryanto, Jonathan, Nanang Supriadi, Joko Susilo, dan Mecky Tata sukses menekuk Bajul ijo di kandang dengan skor tipis 1-0. Sayangnya tak ada catatan sejarah yang menjelaskan siapah pencetak gol dalam pertandingan tersebut.

29 Maret 2000

Arema mengawali putaran kedua Divisi Utama Liga Indonesia 1999-2000 dengan laga derby menantang Persema Malang sebagai tim tamu. Sayangnya tak ada catatan sejarah yang menjelaskan siapah pencetak gol dalam pertandingan tersebut. Dengan kekalahan itu, maka Persema gagal membalas kekalahan 1-0 di putaran pertama.

29 Maret 2012

Terseok-seok di papan bawah hingga jurang degradasi menjadi motivasi Arema mengalahkan Persiwa Wamena 2-1 di kandang sendiri. Gol Fery Aman Saragih (5') dan penalti Marcio Souza (49') menutup putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 dengan kemenangan ketiga bagi Arema.

Friday, 28 March 2014

Sejarah Arema Hari Ini: 28 Maret


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 28 Maret dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

28 Maret 2001

Arema melakoni partai lanjutan dalam derby Malang menantang saudara tua Persema Malang yang pada 25 Februari lalu sempat ditunda di menit 31' oleh wasit lantaran terjadi kericuhan penonton. Ahmad Junaedi menjadi pencetak gol penentu kemenangan Arema 0-1 setelah melesakkan bola ke gawang Persema di menit 32' saat partai lanjutan Liga Indonesia 2001 itu baru saja dimulai.

28 Maret 2002

Arema yang kala itu masih diperkuat kapten Aji Santoso mencukur habis PSMS Medan dalam lanjutan Liga Bank Mandiri VIII 2002. Dua gol striker andalannya kala itu, Johan Prasetyo di menit 44' dan 70' memulangkan anak-anak Medan dengan kepala tertunduk.

28 Maret 2006

Arema hampir saja mengalahkan Sriwijaya FC di Palembang andai saja gol Emaleu Serge di menit 44' tidak disamakan oleh gol Patricio Jimenes di menit 89'. Laga lanjutan Ligina XII 2006 itu pun berakhir sama kuat 1-1.

28 Maret 2007

Arema yang kala itu dilatih oleh mendiang Miroslav Janu takluk dua gol tanpa balas di kandang PSIM Jogjakarta dalam lanjutan Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2007-2008. Dua gol Ranu Tri Sasongko dan Wawan Sucahyo memaksa Elie Aiboy dkk pulang ke Malang tanpa poin.

Pelatih Arema Cari Kerangka Tim di Trofeo Jilid II


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Sepekan jelang menjamu Maziya S&Rc di Stadion Kanjuruhan Malang, Arema kembali mengasah kemampuan di Trofeo Arema Jilid II, Kamis (27/03). Ujicoba segitiga bersama Persikoba Batu dan Persekam Metro FC itu juga menjadi ajang bagi tim pelatih Arema untuk mencari kerangka tim.

Dalam laga ujicoba 3x45 menit itu, pelatih Arema, Suharno berusaha mengutak-atik komposisi starting lineup timnya untuk mencari formula yang tepat. Susunan pemain yang diturunkan di masing-masing pertandingan melawan Persikoba dan Metro FC juga berbeda.

"Kita di sini mencari kerangka tim, siapa saja 18 pemain yang masuk Daftar Susunan Pemain lawan Maziya," ungkap Suharno ketika ditemui di akhir pertandingan.

"Setelah kita dapatkan 18 pemain dalam DSP, baru kita pilih siapa 11 pemain yang akan turun sebagai starter," imbuh pelatih yang pernah menangani Arema di periode '90-an itu.

Namun demikian, pelatih 54 tahun itu tak menjamin para pemain yang turun dalam Trofeo Arema Jilid II bisa langsung masuk dalam 18 pemain di dalam DSP. Sebab, dalam dua laga yang dilakoni Arema di ujicoba segitiga itu Suharno banyak menyimpan pilar inti Singo Edan.

Arema Harus Tampil Tanpa Beban


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kendati sempat mengalahkan Maziya S&Rc di Maladewa dengan skor telak 1-3 (19/03), namun tak mudah bagi Arema mengulanginya di kandang sendiri, Selasa (01/04). Pelatih Arema, Suharno berharap target kemenangan tak membebani anak asuhnya.

"Mudah-mudahan anak-anak tidak terbebani dan bisa memenangkan pertandingan," tutur pelatih asal Klaten tersebut.

"Kita di kandang Maziya bisa mencuri poin, masak kita di sini harus terbebani? Kalau lawan tampil tanpa beban, kita pun harus tampil tanpa beban," imbuhnya.

Suharno yakin skuat asuhannya tahu dan paham apa yang harus dilakukan untuk memberikan yang terbaik di laga menjamu Maziya. Menurutnya, target kemenangan seharusnya tidak menjadi beban melainkan motivasi bagi pemain.

"Kita seharusnya tampil tanpa beban karena bermain di hadapan Aremania di kandang sendiri," tegas pelatih 54 tahun tersebut.

Trik Arema Hadapi Tekanan Tim Tanpa Beban


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Berada di dasar klasemen dan bermain di kandang lawan membuat Maziya S&Rc diprediksi akan tampil tanpa beban kala bertandang ke Malang menantang Arema, Selasa (01/04) di lanjutan matchday keempat AFC Cup 2014. Namun pelatih Arema, Suharno memiliki trik sendiri.

Trik menghadapi tekanan tim yang tampil tanpa beban seperti Maziya didapat Arema di laga segitiga bersama Persikoba Batu dan Persekam Metro FC, Kamis (27/03). Dalam laga yang dihelat di Stadion Gajayana itu, barisan depan Arema tampak kesulitan mencetak gol.

"Kesulitan itu menjadi pelajaran bagi kita bagaimana menghadapi tim dengan pressing yang demikian ketatnya," ungkap Suharno.

Baik Persikoba maupun Metro FC yang tampil tanpa beban mampu menahan imbang Arema 0-0 di dua laga berbeda. Situasi yang sama diprediksi akan ditampilkan oleh Maziya di Stadion Kanjuruhan Malang saat menantang anak asuh Suharno pekan depan.

"Kalau Maziya tampil tanpa beban, kita akan hadapi tanpa beban. Mudah-mudahan para pemain tidak terbebani dan bisa memenangkan pertandingan," tegasnya.

Stadion Baru Awal Kesuksesan Arema


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Komisaris PT Pelita Jaya Cronus, Nirwan Bakrie [NDB] hadir di stadion Gajayana, NDB turut menyaksikan laga ujicoba segitiga antara Arema Cronus melawan Persikoba dan Metro FC.

Menggunakan jersey away Arema yang berwarna kuning, NDB datang bersama rombongan dan langsung menyalami satu persatu pemain Arema yang berada di bench cadangan. Sementara di sisi lain, sekelompok Aremania yang beratribut jersey away Arema yang sudah menunggu sejak lama di tribun paling atas stadion Gajayana membentangkan spanduk dan menyalakan flare yang bertuliskan "Welcome ND The Founding Father"

Uniknya, seolah banner itu ada lawannya, karena di pembatas pagar di tribun bawah stadion Gajayana ada spanduk yang dibawa Aremania dengan tulisan "Kick Politics From Arema,"

Dalam jumpa pers yang digelar, NDB menyatakan jika dia berkomitmen penuh untuk mengembangkan Arema, dan perkembangan itu tidak lepas dari target NDB yang akan membangun stadion di kawasan Singosari.

"Arema tahun ini punya tantangan besar yaitu menjadi juara Indonesia Super League ini saya kira menjadi target terdekat yang harus dicapai, sementara misi lain dari kita seperti yang sudah dikatakan sebelumnya adalah kita ingin membangun sebuah stadion yang bisa dikelola sendiri yang dibanggakan oleh klub dan suporter," Kata NDB.

Wacana stadion ini memang sudah diidamkan oleh NDB karena adanya stadion dipandang sebagai tonggak memulai kesuksesan sebuah klub. Karena itulah, keberadaannya dipandang sangat penting.

"Saat ini kita dan manajamen sedang berdiskusi mengenai pembebasan lahan dan penghitungan biaya yang akan dikeluarkan, yang jelas stadion adalah target kita musim mendatang," tutup NDB

Arema Imbang Karena Pemain Hati-Hati


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Mandulnya Arema Cronus kala menjajal Persikoba Batu dan Metro FC, Kamis (27/03), tak membuat Suharno risau. Bahkan, Pelatih Arema Cronus ini justru mengacungkan jempol bagi dua tim, yang notabene memiliki level di bawah Arema Cronus.

"Kita tanpa gol karena mereka memang bagus. Persikoba dan Metro merupakan tim yang bagus. Mereka memiliki semangat juang tinggi yang bisa merepotkan pemain Arema," sambungnya.

Sebelumnya, dalam laga uji coba di Stadion Gajayana Malang, Arema gagal meraih kemenangan kala menghadapi Persikoba dan Metro FC. Pada pertandingan yang masing-masing dihelat 35 menit itu, anak asuh Suharno juga gagal menjaringkan bola ke gawang lawan.

Sementara itu, selain faktor lawan yang bagus, Suharno menyebut hasil ini tak lepas dari penampilan anak asuhnya yang ekstra hati-hati. Mereka, menurut pelatih asal Klaten ini, takut cedera. Terlebih lagi laga AFC Cup, menjamu Maziya Maladewa, sudah di depan mata.

"Kita juga ingin pemain aman. Kita juga mencoba anak-anak bagaimana jika harus tampil tanpa beberapa pemain kunci yang sengaja kita simpan kali ini," tandas Suharno.

Skor Kacamata Warnai Trofeo Arema Jilid II


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Entah kompakan atau bagaimana, skor kacamata mewarnai mini turnamen Trofeo Arema Jilid II yang dihelat Kamis (27/03). Tiga laga yang dimainkan di Stadion Gajayana, Malang itu sama-sama berakhir 0-0.

Arema yang memulai laga pertama melawan Persikoba Batu tak langsung melakukan tekanan ke gawang lawan. Skuat Singo Edan yang mengandalkan Samsul Arif sebagai ujung tombak hanya sesekali melakukan serangan santai.

Sejumlah peluang gagal dimaksimalkan oleh barisan depan Arema menjadi gol. Persikoba pun juga tak mampu mengembangkan permainan meski Purwaka Yudhi dkk bermain tidak dalam top performance.

Di penghujung pertandingan pertama yang dimainkan 1x45 menit ini Persikoba sempat memberikan tekanan bertubi-tubi. Kendati demikian, laga pertama berakhir dengan kedudukan 0-0 sama kuat.

Sama dengan pertandingan pertama, di laga kedua Arema masih bermain "setengah hati" menghadapi Persekam Metro FC. Namun klub asal Kabupaten Malang itu memberikan perlawanan yang lebih sengit dari lawan Arema sebelumnya.

Beberapa kali klub berjuluk Macan Kumbang yang dipersiapkan untuk berlaga di Divisi Utama tersebut mampu mengancam gawang Made Wardhana. Namun duo bek tengah, Munhar dan Thiery Gathuessi masih terlalu tangguh.

Skuat asuhan Suharno malah nyaris tanpa peluang di pertandingan kedua yang kembali berakhir 0-0 tersebut. Laga yang tak kalah membosankannya tersaji di pertandingan ketiga antara Persekam vs Persikoba yang juga berakhir seri tanpa gol.

Thursday, 27 March 2014

Jaga Kondisi Gustavo


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kembali tampilnya Gustavo Lopez membawa dampak positif bagi Arema Cronus, terbukti di pertandingan tandang AFC Cup melawan Maziya S&R di Maladewa, pemain asal Argentina tersebut menjadi kreasi atas serangan tim Singo Edan.

Peran sentral Gustavo tampaknya akan dijaga oleh pelatih Arema Cronus, Suharno, dirinya tak ingin kejadian Gustavo cedera terulang lagi. ”Jangan sampai terjadi masalah lagi di sama Gustavo. Kita hemat tenaga. Kalau kambuh, beresiko,” tuturnya.

Di pertandingan melawan Maziya S&R, Gustavo menjadi pahlawan setelah mencetak gol kedua bagi Arema Cronus. Tak cukup sampai disitu, pemain yang mengenakan jersey nomer 8 ini memberikan asist sempurna yang dikonversi Dendi Santoso menjadi gol penutup dari kemenangan 1-3.

Selepas unggul 1-3 itu, Suharno menuturkan, tim pelatih memutuskan menarik keluar Gustavo. Pasalnya, tim pelatih tak ingin pemain berusia 28 tahun itu kembali bermasalah. “Kondisi Gustavo menurun di 20 menit terakhir. Makanya kami ganti Sukadana,” ujar Dia.

Kembalinya Gustavo diakui Suharno membuat barisan lini tengah Singo Edan semakin solid. Dia mampu berkolaborasi apik dengan Ahmad Bustomi dan kawan-kawan. “Gelandang semakin hidup. Bustomi pun lebih kuat dengan kembalinya Gustavo,” urainya.

Meski demikian, mantan Pelatih Persiwa Wamena ini menolak anggapan jika timnya memiliki ketergantungan besar terhadap Gustavo. “Kami tidak tergantung,” tandasnya.

Aremania Antusias Saksikan Trofeo


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Antusias ditunjukkan oleh Aremania saat menyaksikan trofeo internal di Stadion Gajayana Kota Malang (25/3). Sekitar 9000 Aremania hadir dalam ajang yang mempertemukan Arema Cronus, Arema Cronus U-21 dan Akademi Arema U-17 ini.

Lengkap dengan atribut kebanggaannya dan tabuhan drum Aremania tak henti memberikan motivasi pada tiga tim yang bertanding. Bagi tim senior hal tersebut mungkin sudah biasa, berbeda dengan Arema Cronus U-21 dan Akademi Arema U-17, mungkin kedatangan ribuan Aremania membuat mereka grogi.

“Trofeo internal ini pertama kali digelar, bisa jadi ajang untuk mengasah mental pemain, terutama dari tim junior Arema Cronus U-21 dan Akademi Arema yang bertanding disaksikan ribuan Aremania,” ungkap media officer Arema Cronus, Sudarmaji.

Aremania kembali berkesempatan menyaksikan ajang trofeo tersebut di tempat yang sama pada hari Kamis (27/3) besok. “Trofeo ini akan digelar lagi pada hari kamis,” lanjut Sudarmaji.

Arema Wajib Menang dengan Banyak Gol


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Menjamu sang juru kunci Grup F AFC Cup 2014, Maziya S&Rc, Selasa (01/04) di Stadion Kanjuruhan Malang, Arema dituntut tak hanya menang. Mengalahkan wakil Maladewa itu dengan skor besar merupakan salah satu syarat untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.

Saat ini Arema memang berada di posisi kedua dengan empat poin, hasil sekali menang dan sekali seri di kandang lawan. Sementara itu, di laga kandang, Arema justru kalah saat menjawab tantangan Ha Noi T&T yang saat ini bertengger di posisi pertama dengan poin sempurna sembilan.

"Target kami tentu bisa mengalahkan Maziya di kandang sendiri, soal gol lihat saja nanti," ungkap pelatih Arema, Suharno.

Eks pelatih Persipura Jayapura tersebut enggan mematok target jumlah gol bagi skuat Singo Edan, karena dia tahu anak asuhnya paham apa yang harus dilakukan. Arema harus mencetak banyak gol di sisa tiga laga Grup F, sebab selisih gol Arema saat ini lima kali memasukkan dan kemasukan.

"Kami hanya instruksikan anak-anak agar selalu bisa memanfaatkan semua peluang sekecil apapun," tegas pelatih asal Klaten tersebut.

Mental Bermain Skuat Arema U-21 Harus Dinaikkan


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa  -  Jelang bergulirnya Indonesia Super League (ISL) U-21 2014 pada 12 April mendatang, mental bermain skuat Arema U-21 masih dipertanyakan. Sang pelatih, Singgih Pitono melihat masih ada yang perlu dimatangkan dari anak asuhnya.

Masalah mental bertanding tersebut tampak jelas ketika Iman Budi dkk turun di ajang Trofeo Arema, Selasa (25) lalu. Singgih mengakui soal teknik, Ongis Licek yang dilatihnya sejak musim ini sudah cukup mumpuni.

"Masih banyak yang harus dievaluasi ke depannya, terutama soal mental dan karakter bermain sebelum bertanding di ISL U-21 nanti," ungkap pelatih yang juga merupakan legenda hidup Arema itu.

Arema U-21 dengan penuh keberuntungan bisa mengalahkan Arema U-17 di laga pertama Trofeo Arema dengan skor 3-1. Dua dari tiga gol Arema U-21 dihasilkan dari blunder pemain belakang tim U-17 yang berakibat gol bunuh diri.

Meski demikian, Siggih mengakui dari setiap ujicoba yang dilakoni timnya, Arema U-21 mengalami peningkatan. Di laga kedua, tim senior Arema yang turun dengan kekuatan utama minus Kurnia Meiga mampu ditahan imbang 1-1 oleh Masykur dkk.

Derby Malang Raya di Trofeo Arema Jilid II


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Sejak Persema Malang dicoret dari keanggotaan PSSI, rasanya begitu lama bhumi Arema tak menggelar derby Malang. Namun laga derby yang dulu terkenal cukup panas itu akan tersaji lagi di Trofeo Arema Jilid II, Kamis (27/03).

Derby kali ini tak mempertemukan antara dua penguasa kasta tertinggi Liga Indonesia asal Malang, Arema dan Persema. Stadion Gajayana Malang akan menjadi saksi bertemunya tiga klub profesional, yaitu Arema, Persekam Metro FC dan Persikoba Batu.

"Kick off pada 15.30 WIB, untuk memberikan kesempatan kepada Aremania yang pulang kerja atau pun yang masih menjalani studi agar bisa menyaksikan Trofeo," ungkap Media Officer Arema, Sudarmaji.

Derby Malang yang melibatkan Arema vs Persema terakhir kali dihelat pada 9 Maret 2010 di Stadion Gajayana yang menjadi venue Trofeo Arema Jilid II. Kala itu, Persema harus mengakui keperkasaan Singo Edan dengan skor 1-3.

Kurnia Meiga, Benny Wahyudi, Juan Revi, Ahmad Bustomi, dan Dendi Santoso adalah lima pemain Arema yang menjadi bagian dari derby Malang terakhir yang pernah digelar di ajang resmi. Kini kelimanya akan tampil di tempat yang sama namun dengan lawan derby yang berbeda.

Sejarah Arema Hari Ini: 27 Maret


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa  - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 27 Maret dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

27 Maret 1982

Esaiah Pello Benson, eks gelandang serang Arema asal Liberia berulang tahun yang ke-32. Benson gabung Arema dibawa oleh pelatih Bambang Nurdiansyah dari Persita Tangerang di awal musim 2008-2009. Pemain dengan penampilan rambut nyentrik itu hanya separuh musim berkostum Arema karena di putaran kedua hijrah ke Persitara Jakarta Utara.

27 Maret 2009

Aremania mulai menggelar penggalangan dana untuk mendiang legenda Arema, Setyo Budiarto yang kala itu menderita tumor ganas. Gelandang elegan Arema era 1998 hingga 2002 itu akhirnya meninggal dunia pada 25 April 2009 pukul 07.00 WIB di RSSA Malang.

27 Maret 2011

Arema ditahan imbang 1-1 oleh Sriwijaya FC di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2010-2011. Singo Edan yang kala itu diarsiteki oleh mendiang Miroslav Janu sempat unggul terlebih dahulu melalui sepakan TA Musafri di menit 34'. Sayangnya di babak kedua, tepatnya menit 64', gawang Kurnia Meiga bobol oleh gol Budi Sudarsono yang menyamakan kedudukan 1-1 dan bertahan hingga 45 menit kedua usai.

27 Maret 2013

Seharusnya Arema melakoni partai tandang ke Bandung melawan Persib dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012-2013. Namun karena ada agenda tim nasional melawan Arab Saudi di ajang Pra-Piala Asia 2015 (23/03), lag tersebut dimundurkan sebulan lebih menjadi 3 Mei 2013. Laga tersebut sejatinya sudah tertunda dan seharusnya dihelat pada 17 Maret 2013. Arema sempat menderita kerugian sekitar Rp.200 juta akibat penundaan pertama lantaran pemberitahuan penundaan jadwal terlambat, ketika skuat Arema sudah kadung berangkat ke Bandung.

Wednesday, 26 March 2014

Air Mata itu Tidak Akan Pernah Kami Lupakan



Sekedar mengenang..
April 2012(lupa tanggal) adalah hari dimana Arema akan menjamu salah satu rival abadinya, Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan tercinta.
Bersama 2 orang teman, saya berangkat utk menyaksikan sang Singa Gila mengaum di Bhumi Arema menggilas tim Maung Bandung.
Suasana Kanjuruhan ibarat lautan manusia berbaju biru2, tak nampak satu tempatpun yg memperlihatkan celah tribun Kanjuruhan, semua bagian tribun telah tertutup, penuh sekali!!

Berada di gate 6 saya menyaksikan dgn seksama laga yg sedang berjalan sengit itu.
Beberapa kali Persib mampu menekan dan membahayakan gawang Arema membuat darah serasa berdesir.
Dgn sesekali mengikuti nyanyian2 sam Jules, saya menyaksikan dgn penuh ketegangan, maklum Arema saat itu sedang ayahab di papan bawah berusaha merangkak naik ke papan tengah.
Dan yg membuat adrenalin semakin terpacu adalah acungan2 jari tengah yg diberikan oleh ex Arema yaitu Marcio Souza kepada kami.
Emosipun membuncah, teriakan demi teriakan terus kami tujukan kepada Marcio seraya membalas 1 acungan tersebut dgn puluhan bahkan ratusan acungan KAMI.
Satu mantan pemain Arema era juara yaitu Zulkifli Sukur-pun tak luput dr teriakan2 kami.
Sungguh suasana yg sangat memacu adrenalin kami sbg seorang suporter fanatik, melihat 2 orang ex kami berada di kubu rival.

Tapi..satu orang lagi ex Arema yg kami harapkan akan turun ternyata tak diturunkan (atau mungkin tak mau turun).
Yups benar..NOH ALAM SHAH, sang singa yg telah berlabuh di kubu rival.
Sebenarnya saya jg bimbang, jika nanti ia turun entah mau kami teriaki atau kami beri aplause, mengingat ia adalah pemain yg benar2 saya idolakan dan saya gilai.

Hingga pertandingan usai yg dimenangkan oleh Arema dgn skor 2-1, ternyata sosok itu tak kunjung diturunkan, bahkan kami hampir sulit melihatnya di bench pemain Persib, entah bersembunyi atau apa.

Namun..satu hal yg benar2 diluar perkiraan kami terjadi begitu para pemain bejalan mrninggalkan lapangan.
Seorang pemain Persib berlari menuju tribun timur, sendiri..

Benar..itu adalah Along kita.

Dia berlari penuh semangat dan berhenti tepat didepan tribun, para Aremania yg turun ke lapanganpun langsung berlari menuju ke arahnya dan seraya menggerumuninya, semua berusaha utk bisa lebih dekat dan menyentuh atau bahkan memeluknya.
Dan..
Satu peristiwa yg diluar pemikiran kami terjadi.
Saya melihat dr kejauhan ternyata air mata seorang Noh Alam Shah bisa jatuh menetes.
Seolah tdk percaya,saya melihat ia menangis, menangis ditengah pelukan para Aremania, menangis ditengah orang2 yg begitu mencintainya, menangis sejadi-jadinya.

Terharu..itulah yg kami rasakan saat melihat peristiwa trsebut dr atas tribun.
Bagaimana seorang Along yg terkenal garang dan liar bisa bercucuran air mata didepan ribuan pasang mata kami.
Seolah telah hilang berbagai sifat garangnya itu dan berganti dgn sebuah tangisan.
Singa liar itu ternyata bisa meneteskan air mata.
Beberapa Aremania seolah tdk bisa menahan tangis dipelupuk mata, termasuk saya.
Bahkan Aremanita disamping saya terlihat beberapa kali mengusap pipinya.
Sangat mengharukan..

Akhirnya setelah beberapa menit peristiwa itu terjadi, Along-pun berpamitan dan kembali berjalan ke arah tribun VIP sambil melambaikan tangan kearah kami.

Sungguh..2x45 menit kekesalan kami kpd seorang Marcio tadi ternyata dibayar tuntas dgn 5 menit kasih sayang yg ditunjukkan oleh seorang Noh Alam Shah kpd kami.

Begitu besar cintanya kpada kita, sampai baju Persib yg ia kenakan-pun tdk bisa memupuskan rasa cinta itu.
Rasa cinta yg mungkin akan selalu kita kenang.
Rasa cinta yg akan semakin tumbuh seiring kerinduan ini.
Rasa cinta antara seorang idola kepada penggemar.

atau mungkin..

SEORANG AREMA..KEPADA AREMANIA..

Arema Gelar Trofeo Jilid II


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Kedatangan Komisaris PT Pelita Jaya Cronus, selaku pengelola Arema, Nirwan Darmawan Bakrie ke bumi Arema, Kamis (27/03) membuat manajemen ingin memberikan sesuatu yang berkesan.

Maka rencananya kehadiran Nirwan yang ingin meninjau langsung perkembangan klub binaannya itu akan disambut dengan gelaran Trofeo Arema Jilid II.

"Karena bos besar yang datang. Kami ingin tunjukkan permainan Arema secara langsung," tutur Media Officer Arema, Sudarmaji dikutip dari laman resmi aremafc.com.

Mengingat cukup suksesnya Trofeo Jilid I yang digeber Selasa (25/03), manajemen Arema tak ragu menghelat mini turnamen tersebut untuk kedua kalinya. Namun kali ini tim senior Arema tak akan melawan dua tim junior mereka.

Trofeo Arema Jilid II yang rencananya masih akan digelar di Stadion Gajayana Malang ini melibatkan tiga tim Malang Raya, yakni Arema, Pesikoba Batu, dan Persekam Metro FC.

Pengajuan Jadwal Ditolak, Persib vs Arema Tetap 13 April


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Keputusan AFC memindah jadwal kickoff laga AFC Cup 2014 Arema vs Selangor FA menjadi 16 April membuat manajemen Arema mengajukan usulan perubahan jadwal dua laga Indonesia Super League (ISL) 2014. Namun PT Liga Indonesia hanya mengabulkan satu dari dua usulan tersebut.

Laga ISL Arema vs Pelita Bandung Raya (PBR) yang sesuai jadwal pada 17 April tak mungkin digelar sehari setelah laga kandang Arema menjamu Selangor FA (16/04). PT LI kemudian mengubah jadwal Arema vs PBR menjadi 17 April untuk memberikan masa recovery ideal bagi punggawa Arema.

"Laga Arema vs PBR berubah menjadi 19 April," tegas CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono dikutip dari laman resmi ligaindonesia.co.id.

"Sebenarnya Arema juga mengajukan perubahan jadwal laga Persib vs Arema, dari 13 April menjadi 11 April," imbuh pria yang akrab disapa Jokdri tersebut.

Namun setelah menggelar rapat internal, PT LI menyatakan laga Persib Bandung vs Arema tetap digelar sesuai jadwal pada 13 April. Hal itu dikarenakan perubahan jadwal menjadi 11 April yang diajukan Arema dinilai masih terlalu berdekatan dengan Pemilu Legislatif yang digeber 9 April.

Bustomi Puji Permainan 2 Tim Junior


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Kapten tim senior Arema, Ahmad Bustomi memberikan pujiannya pada Arema U-21 dan Arema U-17. Dua skuat junior Arema tersebut sempat mempersulit Bustomi CS di mini turnamen Trofeo Arema, Selasa (25/03) yang digelar di Stadion Gajayana Kota Malang.

Di laga kedua, bermodalkan materi pemain yang akan terjun di kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21, Arema U-21 menahan imbang tim senior 1-1. Meski menang besar 4-0 atas tim U-17 di laga selanjutnya, tim senior juga sempat kesulitan mengembangkan permainan.

"Arema U-21 dan Arema U-17 kalian ruarrrrr biasaaaaaa," sanjung pemuda yang akrab disapa Cimot itu melalui akun twitternya, @Bustomi_19.

"Kalian tinggal menunggu waktu. Kalian lah yang meneruskan perjuangan Arema di masa depan," imbuh gelandang elegan kelahiran Jombang tersebut.

Sebelumnya, di laga perdana Trofeo Arema 2014, duo tim junior Arema U-21 dan Arema U-17 saling bentrok adu kebolehan di hadapan tim senior Arema yang sedang pemanasan di tepi lapangan. Ongis Licek U-17 akhirnya harus mengakui keunggulan kakak-kakaknya dengan skor 3-1.

Arema Ingin Perbaiki Catatan Statistik di AFC Cup 2014


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Arema punya catatan statistik memasukkan 14 gol dan hanya kebobolan sekali di Indonesia Super League (ISL) 2014. Namun torehan itu tak berpengaruh secara signifikan terhadap statistik memasukkan dan kemasukan gol Arema di ajang AFC Cup 2014.

Di ajang antar klub Asia level dua setelah Liga Champion Asia tersebut, Cristian Gonzales dkk dari tiga laga memang mampu mencetak lima gol. Namun gawang Kurnia Meiga juga sukses dibobol lima kali oleh tiga klub pesaing Singo Edan di Grup F.

"Kami sebenarnya secara umum tampil tak mengecewakan di AFC Cup. Buktinya kami bisa mencetak gol di tiap pertandingan," ungkap pelatih Arema, Suharno.

"Namun rekor memasukkan dan kemasukan kami tak sebaik di ISL. Sudah menjadi tugas bagi kami, baik pelatih maupun pemain untuk memperbaiki catatan tersebut," imbuhnya.

Suharno bertekad memperbaiki catatan jumlah gol Arema di matchday keempat menjamu Maziya S&Rc, Selasa (01/04) di Stadion kanjuruan Malang. Kemenangan dengan jumlah gol yang banyak akan membantu Arema untuk lolos ke babak selanjutnya.

Sejarah Arema Tanggal 26 Maret


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 26 Maret dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

26 Maret 1993

Eks pemain Arema U-21, Andry Permana berulang tahun yang ke-21. Striker bernomor punggung 56 ini tercatat bergabung bersama Ongis Licek pada musim 2012-2013.

26 Maret 2003

Arema kalah telak di kandang sendiri dari Persija Jakarta dengan skor 1-4 dalam lanjutan Ligina 2003. Arema yang kala itu baru dua bulan ditake-over PT Bentoel dari Sam Ikul, sempat mencetak gol lebih dahulu melalui kaki Bayu Andra di menit ke-7. Sayang, hattrick bintang Persija, Bambang Pamungkas di menit 33, 62, dan 66 membungkam seluruh Aremania yang hadir. Gol Alexander Pulalo (yang kelak menjadi pemain Arema) di menit 86 menutup pesta gol Macan Kemayoran atas Singo Edan.

26 Maret 2012

Legiun asing asal kamerun, Allain Mosley N'Kong menjalani debut tak resmi perdana bersama skuat Arema di laga ujicoba melawan PS UMM. Mantan pemain Timnas Kamerun yang pernah bermain bersama Samuel Eto'o di Piala Afrika 2008 tersebut bergabung dengan skuat Singo Edan di putaran kedua Indonesia Super League 2011-2012.

Tuesday, 25 March 2014

Sejarah Arema Tanggal 25 Maret


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 25 Maret dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.


25 Maret 2007

Arema bermain imbang 0-0 di kandang Deltras, Stadion Gelora Delta Sidoarjo dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia 2007-2008 wilayah timur. Dalam Ligina edisi terakhir sebelum digulirkannya Indonesia Super League (ISL) sebagai kompetisi tertinggi di Indonesia itu, Arema diperkuat oleh sederet bintang timnas kala itu. Mereka adalah Hendro Kartiko, Elie Aiboy, Ortizan Solossa, Ponaryo Astaman, serta beberapa pemain asing seperti Bruno Casmir, Essa Mvondo dan Patricio Morales.

25 Maret 2010

Arema U-21 tertahan di kandang sendiri oleh Persela Lamongan U-21 dalam lanjutan kompetisi ISL U-21 2009-2010. Ongis Licek sempat tertinggal dua kali oleh gol Aris Alfiansyah di menit 63' dan 80'. Namun gol Gilang Didik menit 66' dan Sunarto menit 84' memaksakan hasil imbang yang menyelamatkan Arema U-21 dari kekalahan memalukan. Dalam laga itu empat pemain Arema U-21 diganjar kartu kuning sehingga pada sidang Komdis PSSI 21 April 2010 manajemen Arema dijatuhui sanksi denda Rp.15 juta.

25 Maret 2012

Dengan skuat seadanya, Arema harus mengakui kehebatan Persipura Jayapura di hadapan Aremania di Stadion Kanjuruhan Malang dengan skor tipis 1-2 dalam lanjutan ISL 2011-2012. Gelandang jebolan Arema U-21, Firmansyah Aprillianto sebenarnya sempat menyamakan kedudukan 1-1 di menit 48' setelah sempat tertinggal di menit ke-5 oleh gol Zah Rahan Krangar. Namun Beto Goncalves, striker Brazil yang saat ini membela Arema menutup pertandingan dengan gol kemenangan 1-2 untuk Persipura di menit 92 injury time babak kedua.

Arema - Ini Dia Stadion Baru Arema


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Rencana proyek pembangunan stadion baru yang nantinya akan dipakai sebagai home base Arema bukanlah sebuah isapan jempol. Bahkan sang owner, Nirwan Bakrie akan datang langsung ke Malang untuk membicarakan hal tersebut dengan jajaran direksi Arema, Kamis (27/03).

Media Officer Arema, Sudarmaji seperti yang dikutip dari laman resmi aremafc.com menjelaskan soal rencana Nirwan yang selama ini memang hanya bergerak di alik layar. Selama ini Nirwan hanya mendengar perkembangan Arema dari media dan laporan dewan direksi.

"Kali ini beliau sangat berkeinginan meninjau dari dekat perkembangan Arema, bukan dari media atau laporan dari dewan direksi," ungkap Sudarmaji.

"Dengan adanya sharing langsung dengan owner, rencana jangka panjang (termasuk pembangunan stadion) dan evaluasinya bisa ditindaklanjuti langsung oleh bapak Nirwan," imbuhnya.

Selain soal rencana pembangunan stadion baru untuk Arema, Nirwan juga ingin sharing tentang pembinaan usia dini di klubnya. Seperti diketahui, dua musim terakhir ini manajemen tengah gencar-gencarnya membangkitkan kembali Akademi Arema sebagai proyek jangka panjang.

Arema Anti Ketergantungan Terhadap Satu Pemain


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Setelah meredup di beberapa laga sebelumnya, lini tengah Arema kembali hidup oleh hadirnya sosok Gustavo Lopez yang membantu Arema menang 1-3 di kandang Maziya S&Rc (19/03). Namun pelatih Arema, Suharno enggan menyebutnya sebuah ketergantungan.

Pelatih asal Klaten itu tak memungkiri bahwa lini tengah Singo Edan lebih atraktif dengan bola ping-pong alias tiki taka saat ada Gustavo Lopez. Namun dia menegaskan bahwa seluruh komponen tim adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.

"Istilah ketergantungan itu harus dibuang jauh. Pada dasarnya, siapa pun yang diturunkan, itu berdasarkan kebutuhan tim saja," ungkap pelatih yang berdomisili di Sengkaling, kota Batu ini saat ditemui usai latihan.

Di laga terakhir Arema di putaran pertama AFC Cup itu Gustavo berhasil menyabet gelar man of the match dengan satu gol dan dua assistnya. Namun demikian, Suharno mengharapkan penampilannya bisa stabil dan konsisten di laga-laga selanjutnya bersama Arema.

"Pemain yang tidak bisa menjaga konsistensi permainan, bukan tidak mungkin tim pelatih akan mengistirahatkan mereka," pungkas eks pelatih Gresik United musim lalu tersebut.

Arema - Resepsi Pernikahan Kurnia Meiga


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Kiper utama Arema, Kurnia Meiga dan istrinya, Azhiera Adzka Fathir baru saja menggelar resepsi pernikahan mereka, Minggu (23/03) di Gedung Pewayangan Kautama, TMII, Jakarta.

Itri Meiga yang akrab disapa Zhia berkenan berbagi foto-foto kemeriahan acara resepsi pernikahan mereka. Berikut ini dokumentasi probadi yang didapatkan tim redaksi spesial untuk para fans Meiga-Zhia.
2014_03_25_resepsi_pernikahan_Meiga_Zhia
2014_03_25_resepsi_pernikahan_Meiga_Zhia
2014_03_25_resepsi_pernikahan_Meiga_Zhia

Arema - Ditolak Hendro Siswanto, Consadole Pinang Lilipally


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Klub J-League divisi 2, Consadole Sapporo dipastikan akan segera mendapatkan tanda tangan Stefano Lilipally. Penggaetan pemain keturunan Indonesia-Belanda itu disinyalir sebagai pelampiasan lantaran lamaran Consadole ditolak oleh gelandang Arema, Hendro Siswanto.

Posisi Hendro yang untuk musim ini lebih memprioritaskan Arema yang dibelanya akan digantikan oleh Lilipally sebagai pemain Indonesia pertama yang bermain di divisi 2 Liga Jepang. Lilipaly bahkan berani menjanjikan prestasi bagi klub asal Kepulauan Hokkaido tersebut.

"Jika lolos tes kesehatan dan bergabung dengan Consadole, saya akan memberikan hiburan kepada para supporter dengan membawa klub ini promosi ke J-League divis 1 musim depan," ungkap Lilipally dilansir dari Nikkan Sports Japan.

Lilipally sudah datang ke markas Consadole di kota Sapporo bersama sang kekasih, Carmen untuk menjalani tes kesehatan, Minggu (23/03) lalu. Jadi atau tidaknya Lilipaly bermain di Liga Jepang rencananya akan diumumkan Selasa (25/03) oleh manajemen Consadole.

"Dengan mendatangkan pemain asal Indonesia (seperti Lilipaly), kita berharap bisa mempromosikan J-League hingga ke Asia Tenggara (Indonesia dan sekitanya)," ujar General Manager Consadole Sapporo yang juga sempat berkunjung ke Malang, Hirokatsu Mikami.

Aremania Bisa Tonton Gratis Trofeo Arema


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Arema hanya perlu merogoh kocek 2000 perak saja alias untuk parkir untuk menyaksikan ajang Trofeo Arema yang mempertemukan tiga tim yaitu Arema Cronus, Arema U-21 dan Arema U-17. Karena manajemen mengratiskan tiket pertandingan.
Dari keterangan media officer Arema, Sudarmaji. Dikatakan jika ajang itu adalah sarana untuk saling mempererat silaturahmi dari tim yang yang selama ini dibawah naungan Arema. Sehingga saling silaturahmi itu bakal dilakukan dihadapan Aremania.

"Tidak ada tiket untuk pertandingan di Gajayana besok," kata Sudarmaji singkat.

Sudarmaji memberikan penjelasan jika Arema U-21 dan Arema U-17 juga ingin dikenalkan kepada Aremania bahwa inilah bibit-bibit andalan tim Singo Edan di masa depan, sehingga Aremania sejak dini sudah tahu siapa calon-calon pemain itu lewat ajang yang berdurasi 45 menit tiap pertandingan itu.

"Kita juga ingin mengenalkan pemain junior yang kita miliki," tutupnya.

Friday, 21 March 2014

Arema - Dendi dapat Doa Sang Istri


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Setelah sekian lama puasa gol, Dendi kembali mencetak gol untuk Arema dalam laga AFC Cup 2014 melawan Maziya S&Rc, Rabu (19/03). Sang istri, Vivi Rezky merasa senang sekaligus bersyukur atas pencapaian Dendi.

"Alhamdulillah," ucap wanita yang dinikahi Dendi pada 11 Maret 2012 lalu itu dalam akun twitternya singkat.

Dendi masuk di babak kedua, tepatnya di menit 57 menggantikan Irsyad Maulana. Tak perlu waktu lama, 11 menit berselang dia sukses mengkonversi umpan cantik Gustavo Lopez sambil menjadi gol dengan tendangan berteknik tingginya.

Golnya ke gawang kiper Maziya, Imran Mohammed itu merupakan gol perdana Dendi musim ini. Pemilik jersey 41 itu terakhir mencetak gol pada 4 Juli 2013 lalu kala Arema menumbangkan PSPS Pekanbaru 7-1 di Stadion Kanjuruhan.

"Tetap harus perbaiki fisik. Semoga bisa selalu konsisten dan lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya," saran Vivi.

Arema - Tak Ada Perubahan Laga Antara Persib vs Arema


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Dalam situs resminya, AFC telah menetapkan jadwal kick off laga kandang terakhir Arema di Grup F AFC Cup 2014 menjamu Selangof FA pada 16 April 2014. Keputusan ini tak berimbas pada jadwal Indonesia Super League (ISL) Persib Bandung vs Arema.

Skuat Arema harus bertandang ke markas Persib sebelum beduel dengan Selangor di Stadion Kanjuruhan Malang. Dikutip dari Jawa Pos, Manajer Administrasi PT Liga Indonesia, Darwis Satmoko menegaskan laga Persib vs Arema akan dilaksanakan sesuai jadwal.

"Tidak ada perubahan untuk pertandingan di Bandung. Arema tetap melawan Persib tanggal 13 April," tegas Darwis.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, PT LI hanya mengubah jadwal kick off laga Arema setelah bertanding di AFC Cup. Karena hanya selisih sehari setelah menjamu Selangor, laga ISL Arema vs Pelita Bandung Raya ditunda dua hari menjadi 19 April.

Pihak Arema mengaku sudah mendapatkan konfirmasi dari PT LI sebagai operator ISL. Namun demikian, manajemen Arema masih menunggu surat resmi perubahan jadwal tersebut.

Arema - Gustavo jadi Pembeda


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Hadirnya Gustavo Lopez di lini tangah Arema Cronus memberikan perbedaan pada gaya main Arema.

MACETNYA LINI DEPAN

Walaupun dianggap tim terlemah di grup F, barisan depan Arema tidak sanggup melesakan satu gol pun dipertandingan ini. Selain Gonzales yang memang di jaga ketat oleh pemain belakang, sangat terlihat bagaimana El Loco lebih sering turun kebelakang untuk meminta bola, namun ketika mendapat bola jarang sekali pemain lain yang membuka ruang untuk diberi umpan. Total hanya 26 kali menyentuh bola, bahkan 11 diantaranya tidak menemukan sasaran.

Hal ini menjadikannya kontribusi terendah di tim diantara barisan depan yang lain. Strategi serangan balik yang mengandalkan Beto sebagai senjata utama juga tak membuahkan hasil apapun, umpan jauh yang ditujukan untuk Beto kebanyakan akan mandek dan dihalau oleh pemain belakang Maziya yang punya postur tinggi.

Belum lagi ketika lolos dan berhasil membawa bola, lagi lagi tidak ada rekan yang siap menerima umpan silangnya. Tapi catatan individual Beto masih cukup baik dengan 4 kali melakukan tendangan kegawang, sayang belum diikuti dewi fortuna yang menyebabkan semua tendangan hanya menjadishoot on goal. Kurang tenangnya lini depan saat di kotak penalti juga menjadi salah satu faktor.

GUSTAVO EFFECT

Gustavo kembali masuk starting XI di pertandingan kali ini pasca cedera yang membuatnya menepi dan absen di lima laga terakhir. Kembali bermainya sang playmaker Arema ini membawa angin segar yang teramat menyejukan, torehan dua assist dan satu goal kemarin sore telah membawa Arema naik peringkat satu strip di posisi 2 setelah Hanoi T&T.
Gustavo memberikan efek luar biasa di permainan Arema (Foto: Maldivesoccer.com)
Mari kita lihat sejauh mana efek yang diberikan oleh pemain asal Argentina ini saat tampil selama 86 menit di pertandingan kemarin. Dua pertandingan di grup F AFC Cup arema menuai hasil yang sangat tidak memuaskan, memperoleh hanya satu poin dengan hanya mencetak dua gol dan kebobolan empat kali.

Bahkan dua gol yang disarangkan oleh Arema sebelumnya bukan dari open play, satu gol diciptakan oleh Igbonefo melalui pemanfaatan sepakan bebas dan satu gol penalti oleh Gonzales.

Kesusahan dalam bermain dan menciptakan peluang melalui open play inilah yang menjadi alasan harus mainnya Gustavo. Kemampuanya dalam memberi umpan yang akurat serta umpan umpan terobosan yang sulit dijangkau lawan menjadikan dirinya memang harus dikhawatirkan ketika pemilik nomer punggung 8 ini tidak bisa tampil untuk Arema.

Skill seperti inilah yang tidak dimiliki para gelandang lainya di Arema. Pembuktian itu ditunjukannya dengan membuat lebih dari separuh keypass total Arema, menjadi terbanyak diantara semua pemain Arema. Kesemuanya dilakukan di area final third, dimana hal ini sangat menunjang dalam menciptakan peluang yang bisa dikonversi menjadi gol. Selain itu, umpan yang dilepaskan banyak menuju area penyerangan. Dan gambar dibawah ini menunjukan dimana saja area gustavo dalam melepaskan umpan yang dua diantaranya menjadi assist.
Area passing Gustavo
Gol pertama oleh Hendro adalah buah kecerdikan dan kreativitas dari eks Persela ini, Hendro yang berlari merangsek masuk kotak penalti dan tidak terdeteksi lawan menerima umpan cantik dari Gustavo yang melewati kepala pemain lawan. Sedikit dribble kemudian diakhiri dengan tendangan kaki kiri yang berhasil merobek gawang Maziya.

Gol kedua merupakan pembuktian bahwa selain memiliki kemampuan menciptakan peluang bagi tim, dirinya juga mampu menciptakan peluang untuk dirinya sendiri, menerima umpan di dalam kotak penalti dari Benny, Gustavo yang sudah terkepung oleh dua pemain lawan di depannya dan satu orang dibelakang melakukan gocek bola yang berhasil mengelabui hadangan didepanya, mengakhiri aksinya dengan tendangan dan berhasil merobek gawang lawan untuk menambah skor bagi Arema.

Di dalam proses gol terakhir sebenarnya Gustavo tidak sempurna dalam mendribble bola, setelah berlari membawa bola dan berhasil masuk kotak penalti, ayah dua orang anak ini malah terpeleset saat ingin mengecoh lawan, dasar pemain dengan skill hebat tak lantas membuat dirinya kehilangan sentuhan walau dalam kondisi terpeleset. Langsung saja bola cut back di berikan, Dendi yang masuk menggantikan Irsyad berlari muncul dari second line dan langsung menyambar bola. Terciptalah gol yang juga menjadi gol terakhir di pertandingan kali ini.

Performa Gustavo sore itu juga mengembalikan penuh perannya sebagai poros permainan Arema, total 84 percobaan passing dengan presentase menemui sasaran 83% menjadikannya pemain dengan percobaan passing yang paling banyak diantara pemain arema lainya.

KESIMPULAN

Misi mencari poin yang hilang telah sukses di laksanakan, pelajaran dari Hanoi di kandang juga cepat diserap melalui permainan yang cukup rapi dari segi transisi dan pertukaran posisi, hal yang menjadi sorotan di pertandingan lalu. Hanya saja kebiasaan buruk dalam meremehkan lawan ketika menghadapi tim yang dibawah level permainan harus segera dihilangkan.

Gol lawan yang tercipta terjadi karena tangkapan Meiga yang lepas kemudian bola clearance Alfarizi jatuh didepan dua pemain Maziya yang berdiri bebas dan berhasil memanfaatkan untuk mencetak gol. Sedikit atau banyak ketika meremehkan lawan bisa berbuah kepanikan dan kerugian untuk tim Arema. Sampai jumpa dan tetap dukung Singo Edan.