Wednesday, 30 April 2014

Bersiap AFC Cup, Arema Tidak Lepas Pemain Ke Timnas

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema Cronus dipastikan tidak menyerahkan pemainnya untuk membela tim nasional Indonesia di ajang persahabatan melawan ASEAN All Star 11 Mei mendatang, hal ini terkait dengan kondisi Singo Edan yang sedang bersiap di Piala AFC.

Sebelumnya susunan 23 pemain yang dikeluarkan oleh BTN [Badan Tim Nasional] menimbulkan kebingungan. Hal ini berawal dari tidak dipanggilnya pemain Persipura Jayapura karena harus menjalani laga 16 besar AFC Cup. Sementara di waktu yang sama Singo Edan juga menjalani jadwal serupa, bahkan Bustomi cs bertandang ke Hongkong.

Tetapi akhirnya manajer umum Arema, Ruddy Widodo menyatakan jika dirinya sudah berbicara dengan asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal tentang kondisi Arema ini.

"Kita sudah melakukan komunikasi dengan Wolfgang Pikal, kita menyatakan jika akan berangkat ke Hongkong pada 11 Mei, dan mereka menyatakan tidak tahu jadwal keberangkatan tim sehingga memanggil pemain," kata Ruddy

Tujuh pemain Arema itu adalah Irsyad Maulana, Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Cristian Gonzales, Samsul Arif Munip, Ahmad Bustomi dan Hendro Siswanto.

Munhar Tinggalkan Skuat Arema Sejenak

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kekuatan Arema bakal tereduksi saat melawan Persija Jakarta, Singo Edan kini praktis hanya berkekuatan 18 pemain untuk menghadapi lanjutan kompetisi Indonesia Super League.

Dua pemain yang tidak bisa dimainkan itu punya alasan yang berbeda. Jika Irsyad Maulana mengantongi hukuman akibat kartu merah yang diterima saat melawan Semen Padang, maka satu pemain lagi adalah Munhar. Sosok bek garang asal Sidoarjo itu bakal melangsungkan resepsi pernikahan dengan gadis pujaannya.

Resepsi pernikahan Munhar dihelat bersamaan dengan pertandingan Arema melawan Persija, Minggu (4/5), di Turen, Malang. Sehari kemudian dirinya akan juga melakukan resepsi di Sidoarjo.

"Saya langsung pulang ke Malang karena ada pernikahan. Saya ke Sidoarjo dulu untuk persiapan. Setelah itu menikah di Turen, Kabupaten Malang. Saya yakin tim tetap main maksimal. Karena saya kan hanya pemain pelapis," kata Munhar seperti yang dikutip dari laman resmi Arema.

Praktis, ketiadaan Munhari di skuat Arema saat ini membuat Singo Edan hanya punya dua pemain yang berposisi sebagai center back murni yaitu Victor Igbonefo dan Thiery Gathuessi. Suharno sendiri sebenarnya sempat mempertimbangkan akan mendatangkan Purwaka dari Malang. Namun, dirinya masih menunggu rekomendasi dari dokter perihal hal itu.

Laga Panas, Suporter Dua Tim Tetap Rukun

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Sempat ada pelemparan dari tribun barat Stadion Haji Agus Salim dalam laga Semen Padang vs Arema, Selasa (29/04). Namun secara umum tak ada gesekan antara suporter tuan rumah dengan Aremania yang juga hadir di tribun stadion.

Laga Indonesia Super League (ISL) 2014 yang dimenangi Arema 0-1 itu sempat diwarnai pertikaian antara winger Arema Irsyad Maulana versus gelandang Semen Padang Hendra Bayauw. Keduanya diganjar kartu merah oleh wasit Dodi Setya di menit 53'.

Tak terima pemain idolanya diusir wasit, suporter tuan rumah yang berada di tribun VIP melakukan pelemparan botol air mineral terhadap Irsyad yang tak jauh dari tribun. Aremania yang berada di tribun selatan tak terpancing dengan provokasi ini.

"Ada aksi pelemparan dari suporter yang ada di tribun VIP barat, tapi syukur Aremania tidak terpancing," tutur Rya, salah satu Aremanita Padang yang berada di tribun selatan

"Untung suporter tuan rumah yang berada di tribun utara, selatan, dan timur juga tak ikut terprovokasi," imbuh mahasiswi salah satu kampus tenama di Padang itu.

Sejauh ini, hubungan antara Aremania dan Spartacks suporter Semen Padang cukup harmonis. Semoga setelah kejadian ini, hubungan persahabatan kedua kelompok suporter tersebut tak terganggu oleh adanya oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

Suporter Terus Provokasi Dengan Lemparan

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kurnia Meiga kedapatan mengacungkan jari tengah kepada pendukung Semen Padang di tribun barat Stadion Haji Agus Salim, Selasa (29/04). Kiper utama Arema itu berkilah tindakan tersebut hanyalah ekspresi kekesalan atas perlakukan kasar suporter tuan rumah.

Kejadian bermula ketika rekan satu timnya, Irsyad maulana terlibat adu mulut dengan gelandang Kabau Sirah, Hendra Bayauw di menit 53'. Versi Meiga, usai kedua pemain tersebut dikartu merah wasit Dodi Setya, Irsyad dan para pemain Arema lainnya dilempari botol air mineral.

Tak terima atas perlakukan suporter tuan rumah, Meiga mengambil bola dan menendangnya ke arah tribun barat untuk menghentikan lemparan tersebut. Bukannya mereda, lemparan makin menjadi dan langsung dibalas Meiga dengan acungan jari tengah.

"Saya hanya bermaksud menghentikan lemparan dengan menendang bola ke arah tribun. Eh, malah satu stadion mengolok-olok dan terus melempari kita," ungkap Meiga.
Meiga menendang air meneral yang dilemparkan kepadanya (Foto: Fajar Rahman)
Kegemilangan kiper asal Jakarta itu menggagalkan penalti Esteban Vizcarra empat menit jelang laga bubar makin menaikkan tensi emosi para pendukung Semen Padang. Alhasil, usai laga yang berakhir 0-1 untuk kemenangan Arema itu "sambutan hangat" berupa lemparan masih berlanjut.

"Namanya juga kita menang di kandang lawan, jadi wajar lah. Yang penting kita main bagus dan pulang dengan tiga poin," pungkasnya.

Semen Padang Akan Laporkan Kiper Arema ke Komdis

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Semen Padang bermaksud melaporkan Kurnia Meiga ke Komisi Disiplin (KOMDIS) PSSI. Tim Kabau Sirah menilai sikap kiper 24 tahun itu kurang profesional dalam laga Indonesia Super League (ISL) 2014 antara Semen Padang vs Arema, Selasa (29/04).

Kejadian bermula ketika rekannya, Irsyad Maulana terlibat adu mulut dengan pemain Semen Padang, Hendra Bayau di menit 53'. Usai keduanya dikartu merah oleh wasit Dodi Setya, Irsyad sorakan dari tribun barat Stadion Haji Agus Salim.

Jengkel dengan teriakan para pendukung Semen Padang, Meiga pun menendang bola ke arah tribun tersebut untuk menghentikan teriakan mereka. Namun, pendukung tuan rumah makin menjadi yang langsung dibalas acungan jari tengah oleh sang kiper.

Dikutip dari Antara, seorang tim media officer Semen Padang, Roni Suhatril mengungkapkan, untuk tahap awal Semen Padang akan melihat ulang rekaman pertandingan. Rekaman itu nantinya yang akan menjadi barang bukti ke Komdis.

"Setiap pertandingan dilangsungkan, tim dokumentasi (media officer) selalu merekam. Dari rekaman itu kami lihat dengan teliti detail kejadiannya terlebih dahulu," ujar Roni usai pertandingan yang dimenangkan Arema 0-1 lewat gol Thierry Gathuessi itu.

Orang Tua Dihina Hendra, Irsyad Geram!

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Masih hangat di ingatan kita bagaimana pemain Barcelona Daniel Alves dilempari pisang oleh pendukung Villareal di Liga Primera Spanyol beberapa waktu yang lalu. Gelandang Arema, Irsyad Maulana juga mendapat perlakuan rasisme meski bentuknya berbeda.

Dalam laga melawan Semen Padang di Stadion haji Agus Salim, Selasa (29/04) Irsyad dihadiahi kartu merah oleh wasit. Winger muda Arema itu menyebut provokasi gelandang Semen Padang, Hendra Bayauw sebagai biang keladi kemarahannya.

Baik Irsyad maupun Hendra sama-sama mendapatkan kartu merah di menit 53' usai terlibat adu mulut dalam sebuah perebutan bola. Pemilik jersey nomor 88 itu naik darah usai Hendra mengucapkan kalimat rasis yang tak pantas diucapkan, bahkan hingga dua kali.

"Saya emosi karena Bayauw mengatai ayah saya anjing hingga dua kali," ungkap Irsyad usai pertandingan seperti yang dilansir oleh laman resmi klub aremafc.com.

Sebelum insiden itu, di babak pertama tepatnya di menit 34' Irsyad sudah mendapatkan kartu kuning karena permainan kerasnya. Tekanan suporter tuan rumah yang notabene saudara serumpunnya tampaknya juga cukup berhasil mengacaukan jiwa muda gelandang 21 tahun ini.

Bahkan di saat keluar dari lapangan usai diusir wasit Dodi Setya, teror berupa lemparan kepadanya terus mengalir. Untung kemenangan ketujuh Arema di pentas Indonesia Super League (ISL) 2014 sedikit menjadi penyejuk emosinya.

VIDEO : Saat Arema Tundukan Semen Padang

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Tiga poin sukses dibawa pulang Arema dari lawatannya ke markas Semen Padang, Selasa (29/04). Tandukan Thierry Gathuessi menyambut free kick Ahmad Bustomi di menit 57' mejadi penentu kemenangan Singo Edan 0-1 atas Kabau Sirah.

Menariknya, dalam laga ini dua pemain, Irsyad Maulana (Arema) dan Hendra Bayauw (Semen Padang) sama-sama diganjar kartu merah. Akibat terlibat insiden empat menit sebelum gol Gathuessi, keduanya diusir wasit dari Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Semen Padang juga sempat mendapat peluang emas melalui tendangan penalti usai Juan Revi dianggap dengan sengaja menyentuh bola di kotak 12 pas. Sialnya, eksekusi Esteban Vizcarra mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Kurnia Meiga.

Kerja keras para penggawa di lapangan ditambah dukungan Aremania di tribun stadion serta doa segenap pecita Arema di manapun berada menghantarkan tiga poin untuk Singo Edan. Berikut ini cuplikan video kejadian-kejadian menarik selama pertandingan berlangsung.



Aremania Pesta di Padang

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kemenangan Arema atas Semen Padang, Selasa (29/04) tak lepas dari andil suporter. Dalam laga Indonesia Super League (ISL) 2014 yang dimenangi Arema 0-1 itu, ratusan Aremania hadir langsung memberikan dukungan di Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Tak hanya Aremania Padang selaku "tuan rumah", Aremania dari kawasan Pulau Sumatra seperti dari Palembang, AJambi, Riau, dll. turut hadir. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi ajang untuk bersilaturahmi antar korwil se-Andalas.

Ratusan Aremania itu telah berkumpul di luar stadion sejak selepas sholat dhuhur. Selama pertandingan, Aremania mendukung skuat Singo Edan di tribun selatan Stdion Haji Agus Salim, Padang.

Alhasil, selain kerja keras para penggawa di atas lapangan, teriakan Aremania dari atas tribun yang memicu semangat berlipat Arema untuk tampil lebih edan. Akhirnya, gol semata wayang Thierry gathuessi di menit 57' sudah cukup menjadi alasan Aremania untuk berpesta di Padang.
2014_04_29_Aremania_Padang

Sejarah Arema : 30 April


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 30 April dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

30 April 1981

Eks gelandang veteran Arema, Jalaluddin Ma'in berulang tahun yang ke-33. Jalal Ma'in bergabung dengan Arema di era kepelatihan Robert Albert, namun di putaran kedua dia diputus kontraknya oleh manajemen Arema.

30 April 1993

Defender Arema U-21 musim 2014, Ari Yusfi Pandu Prastiko berulang tahun yang ke-21. Musim ini adalah musim perdananya bersama Ongis Licek.

30 April 1995

Super big match antara Persebaya vs Arema di Liga Indonesia 1994-1995 berakhir dengan kekalahan Arema 3-2 di kandang Bajul Ijo. Sayangnya, tak ada catatan sejarah yang menjelaskan siapa sajakah yang mencetak gol-gol dalam laga tersebut.

30 April 2000

Arema menekuk Pusam Samarinda dengan skor tipis 1-0 di kandang sendiri. Juan Rubio dengan golnya di menit 59' menjadi penentu kemenangan Singo Edan dalam lanjutan Liga Indonesia 1999-2000 tersebut.

30 April 2006

Arema sebagai juara Copa Indonesia 2005 menantang Persipura Jayapura selaku juara Liga Indonesia 2005 di ajang Super Copa 2006. Dua gol Franco Hitta menit 2' dan 69' serta satu gol Joao Carlos menit 30' memenangkan Arema 3-0 di Stadion Kanjuruhan Malang.

Gathuessi Cetak Gol Kemenangan Arema

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Gol kemenangan Arema, Selasa (29/04) yang bersarang di gawang Semen Padang di menit 57' dicetak oleh bek tengah Thierry Gathuessi. Dia merasa beruntung bisa menanduk tendangan bebas Ahmad Bustomi tersebut ke gawang Jandia Eka Putra.

Ya, bek berdarah Kamerun tersebut mengakui gol tersebut tak lebih dari sebuah keberuntungan. Meski tak semua orang memiliki keberuntungan seperti itu, Gathuessi mengaku cukup bangga bisa mencetak gol perdananya untuk Arema musim ini.

"Semua pemain atau bahkan anak saya pun bisa mencetak gol kalau dalam kesempatan seperti itu. Jadi saya hanya beruntung dapat posisi itu," tegasnya seperti dilansir oleh laman resmi klub.

Selain sebagai gol kemenangan ketujuh Singo Edan di Indonesia Super League (ISL) 2014, gol keduanya dalam sepanjang karir bersama Arema itu dibingkiskan spesial untuk rekan satu tim, Gustavo Lopez. Di menyebut gol itu adalah kado terindah darinya.

"Kita semua tahu, kemarin dia (Gustavo) ulang tahun. Gol ini kadountuk dia," pungkas bek 32 tahun berpaspor Perancis tersebut.

Tuesday, 29 April 2014

Keras! Ciri Khas Sepak Bola Ngalam

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Pelatih Arema Cronus, Suharno memberikan jawaban cerdas terkait dengan serentetan pertanyaan jurnalis di Padang. Usai kemenangan melawan tuan rumah, Arema dituding bermain dengan keras untuk mengamankan poin, Selasa (29/4).

Sosok pelatih asal Klaten yang punya watak khas Malangan itu menyatakan dirinya tidak memberikan intruksi apapun terkait dengan permainan yang dikembangkan anak buahnya, termasuk upaya untuk mencederai lawan.

"Tidak ada intruksi dari saya untuk begitu (mencederai lawan), sepakbola adalah olahraga laki-laki, jadi ketika tensi pertandingan berubah, maka suasana di lapangan ikut berubah. Ini adalah hal yang sangat wajar," kata Suharno.

"Untuk Meiga yang melakukan provokasi terhadap penonton, kita akan lakukan tindakan sendiri. Yang jelas, tidak ada upaya kita untuk melakukan permainan keras,"

Tensi keras itulah yang membuat dua pemain mendapatkan kartu merah yaitu Hendra Bayaw dan Irsyad Maulana.

"Keluarnya dua pemain ini karena tensi keras yang saya katakan tadi," tutup Suharno.

7 Pemain Arema Dominasi Skuat Timnas Senior

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Timnas senior akan turun dalam laga amal untuk korban badai topan Haiyan Filipina kontra ASEAN All-Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (11/05). Total tujuh penggawa Arema masuk dalam daftar 23 pemain yang diapnggil Badan Tim Nasional (BTN).

Ketujuh pemain itu adalah kiper Kurnia Meiga, bek Victor Igbonefo, kapten Ahmad Bustomi, gelandang Hendro Siswanto, winger Irsyad Maulana, penyerang sayap Samsul Arif dan bomber Cristian Gonzales.

Dalam skuat tersebut tak ada nama-nama pemain Persipura Jayapura yang biasanya langganan dipanggil BTN. Dengan jadwal yang sama di turnamen tersebut, justru tujuh penggawa mendominasi skuat timnas senior yang diasuh oleh pelatih asal Austria, Alfred Riedl itu.

Berikut ini daftar 23 nama pemain yang dipanggil untuk skuat versus ASEAN All-Stars:

Kiper: Kurnia Meiga Hermansyah (Arema), I Made Wirawan (Persib Bandung), Dian Agus Prasetyo (Mitra Kukar).

Bek: Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Supardi (Persib Bandung), Ahmad Jufriyanto (Persib Bandung),Victor Igbonefo (Arema), Muhammad Roby (Putra Samarinda), Fachrudin Wahyudi Aryanto (Persepam Madura United).

Gelandang: Rizki Rizaldi Pora (Barito Putera), Tony Sucipto (Persib Bandung), Hendro Siswanto (Arema), Ahmad Bustomi (Arema), Hariono (Persib Bandung), Imanuel Permenas Padwa (Persiram Raja Ampat), Muhamad Ridwan (Persib Bandung), Zulham Malik Zamrun (Mitra Kukar), Raphael Guillermo E. Maitimo (Mitra Kukar), Firman Utina (Persib Bandung).

Penyerang: Greg Nwokolo (Persebaya Surabaya), Irsyad Maulana (Arema Malang),AlfaroGonzales Christian (Arema), Samsul Arif Munip (Arema).

Semen Padang Kalah, Arema Lebih Semangat Karena Ingin 3 Poin

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra menyatakan Arema memang lebih baik dibandingkan timnya. Hal ini tidak lepas dari kekalahan yang diterima anak buahnya atas Singo Edan.

Dalam gelaran yang dilakukan di rumahnya sendiri, Stadion Agus Salim, Selasa (29/4). Semen Padang terlihat kalah dalam penguasaan bola dan peluang. Hal ini menurut Jafri tidak lepas dari para pemain Arema lebih semangat.

"Arema bermain bagus, mereka menginginkan tiga angka disini, sehingga mereka main penuh semangat," kata Jafri seperti yang dikutip dari BOLANET.

Jafri menyatakan meminta maaf kepada suporter Semen Padang yang telah kecewa karena kekalahan ini.

"Kami meminta maaf kepada semua pendukung Semen Padang, kita akui kita tidak maksimal. Termasuk Esteban yang gagal pinalti. Bukan salah dia, namun karena secara tim kami tidak maksimal," urai pengganti Nil Maizar ini.

Tentang wasit, Jafri enggan berkomentar banyak karena menurutnya sudah ada komite wasit yang menilai pertandingan.

Suharno menyatakan pemain Arema lebih disiplin

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Pelatih Arema Suharno girang Arema mampu menang melawan tuan rumah Semen Padang, Selasa (29/4). Dalam aduan yang digelar di Stadion Agus Salim Padang itu Singo Edan menang dengan skor 1-0.

Pelatih asal Klaten tersebut menyebut kerja keras pemain Arema yang meladeni permainan Kabau Sirah membuat Arema mampu memenangkan pertandingan meski laga itu dilakukan di rumah lawan.

"Kemenangan ini adalah kerja keras pemain, kami lebih disiplin terutama di lini tengah," kata Suharno.

Permainan Arema memang berjalan sesuai dengan strategi yang diintruksikan oleh Suharno. Terutama permainan di lini tengah untuk mengawasi gerakan Esteban Viscarra yang selalu dominan di lini vital ini. Karena itu seluruh pemain diwajibkan melakukan pressing ketat saat Esteban menguasai bola.

"Seluruh aliran bola Semen Padang mengarah kepada Esteban dan para pemain disiplin melakukan penjagaan, kami menang tengah sehingga memenangkan pertandingan," tutup Suharno.

Arema Sukses Kalahkan Semen Padang

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema Cronus sukses mencuri poin penuh dalam lawatannya ke Padang melawan tuan rumah Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (29/4) sore ini.

Pada laga tersebut, Singo Edan harus berterimakasih kepada Thierry Gathuessi yang mencetak satu-satunya gol pada laga ini. Tambahan tiga poin ini pun membuat Arema kembali memuncaki klasemen wilayah barat menggeser Persib Bandung.

Pertandingan ini sendiri berlangsung sengit sejak menit pertama. Enam menit babak pertama berjalan, Ahmad Bustomi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, sayang usaha tersebut masih belum menemui sasaran.

Tak tinggal diam, tuan rumah yang memiliki rekor tak terkalahkan dalam lima laga terakhirnya ini mencoba membalas. Namun beberapa upaya dari Airlangga dan Esteban Vizcarra masih mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Arema, Kurnia Meiga.

Arema pun sempat memberikan ancaman jelang babak pertama usai. Namun kali ini tendangan dari Gustavo Lopez masih mampu diselamatkan tiang gawang Semen Padang yang dijaga Jandia Eka Putra. Skor imbang tanpa gol bertahan di babak pertama.

Permainan keras yang ditunjukkan kedua tim membuat mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-53. Irsyad Maulana dari kubu Arema dan Hendra Bayauw dari tim tuan rumah harus keluar setelah terlibat cekcok yang berujung saling adu kepala.

Empat menit berselang, Arema sukses memecah kebuntuan. Adalah Thierry Gathussi yang mampu mencatatkan namanya di papan skor setelah tandukannya memanfaatkan umpan Bustomi gagal diantisipasi Jandia Eka Putra. 1-0 tim tamu unggul.

Tertinggal satu gol membuat Semen Padang tersentak. Tempo permainan dan intensitas serangan pun mereka tingkatkan demi menyamakan kedudukan.

Semen Padang memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-86 saat Juan Revi handsball dikotak penalti. Namun sayang, ekseskusi Esteban Vizcarra mampu ditangkap dengan baik oleh Kurnia Meiga.

Kegagalan dari eksekusi Vizcarra ini pun membuat Semen Padang harus menanggung malu di depan publik sendiri karena hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan Arema tak berubah.

Susunan Pemain

Semen Padang: Jandia Eka Putra (GK), David Pagbe, Saepuloh Maulana, Hengki Ardiles (C), Novan Setya, Yu Hyun Koo, Eka Ramdani, Esteban Vizcarra, Hendra Adi Bayauw, Airlangga Sucipto, M. Nur Iskandar.

Arema Cronus: Kurnia Meiga Hermansyah (GK), Victor Igbonefo, Thierry Gathussi, Benny Wahyudi, Ahmad Al-Farizi, I Gede Sukadana, Ahmad Bustomi (C), Gustavo Lopez, Irsyad Maulana, Alberto Goncalves, Cristian Gonzales.

Arema Jajal Rumput Haji Agus Salim

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema akan menantang Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah barat, Selasa (29/04). Sehari sebelumnya Arema telah melakukan sesi ujicoba rumput lapangan, Senin (28/04) pagi.

Dengan mengenakan jersey away kuning, Ahmad Bustomi dkk tampak enjoy mengikuti sesi latihan yang dipimpin langsung oleh duet Suharno-Joko Susilo. Berikut ini beberapa foto yang diabadikan oleh lensa kamera Rya Aremanita Padang.
2014_04_29_ujicoba_lapangan_haji_agus_salim_Padang_
2014_04_29_ujicoba_lapangan_haji_agus_salim_Padang_
2014_04_29_ujicoba_lapangan_haji_agus_salim_Padang_

Data dan Fakta Menarik Semen Padang vs Arema 2014

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Stadion Haji Agus Salim Padang akan menjadi saksi duel seru antara tuan rumah Semen Padang menjamu tamunya Arema, Selasa (29/04) dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Ada beberapa hal yang menarik yang bisa dikupas dari pertandingan antara peringkat dua sementara wilayah barat menantang peringkat tiga wilayah barat tersebut.
    1. Laga ini merupakan pertemuan perdana kedua tim sejak 2011 lalu Semen Padang memutuskan berkiprah di kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

    2. Stadion Haji Agus Salim juga menjadi venue pertemuan perdana Semen Padang vs Arema secara head to head, tepatnya pada 21 Desember 1987 di kompetisi Galatama 1987/1988 yang berakhir 0-0.
    3. Arema pernah mengalahkan Semen Padang saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Liga Indonesia 2006. Kala itu dua gol Franco Hita dan Aris Budi Prasetyo mengakhiri pertandingan dengan skor tipis 1-2 untuk kemenangan Arema.
    4. Kekalahan terbesar Arema di kandang Semen Padang yaitu dengan skor 4-0 terjadi di Liga Indonesia musim 2002 (21/01/2002).
    5. Kekalahan terakhir Arema atas Semen Padang yang terjadi di Stadion Haji Agus Salim terjadi pada head to head terakhir mereka di Indonesia Super League (ISL) 2010-2011 (28/04/2011). Kala itu Arema takluk 2-0 oleh dua gol David Pagbe menit 22' dan Edward Wilson Junior menit 90'.
    6. Satu dari tiga laga kandang Semen Padang musim ini berakhhir dengan kekalahan dari Persita Tangerang. Manariknya, kekalahan itu terjadi di laga kandang terakhir mereka sebelum menuai dua kemenangan di dua laga away ke markas Persijap Jepara dan Persik Kediri.

    7. Dari tiga laga away yang telah dilakoni, Arema hanya kalah sekali di kandang Persib Bandung dengan skor tipis 3-2. Sebelumnya, Arema menggasak Sriwijaya FC dan Persita Tangerang dalam laga away-nya.

    8. Enam dari total 11 gol Semen Padang di musim 2014 ini diciptakan oleh gelandang asing asal Argentina, Esteban Vizcarra.

    9. Sementara itu Arema menempatkan tiga pemain sekaligus di daftar pecetak gol terbanyak sementara. Cristian Gonzales dan Beto Goncalves dengan lima golnya menjadi top skor Arema, disusul Gustavo Lopez yang mengoleksi empat gol.
    10. Semen Padang sekali mengukir cleansheet (tak kebobolan) di kandang, tepatnya di laga perdana ISL musim ini dengan mengalahkan Barito Putra 2-0. Sementara di laga away Arema sudah dua kali tak kebobolan saat menekuk Sriwijaya FC 2-0 dan Persita 1-0.

Sejarah Arema : 29 April


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 29 April dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

29 April 2007

Arema menang besar atas Perseman Manokwari di Liga Indonesia 2007-2008. Dua gol Essa Mvondo Basile menit 43' dan 67 dan tambahan satu gol Anthony Jommah Ballah menit 79' membawa Arema menang 3-0 di kandang sendiri.

29 April 2009

Gol Fandy Mochtar di menit 49' menggagalkan kemenangan Deltras Sidoarjo di Indonesia Super League (ISL) 2008-2009. Laga yang dihelat di Gelora Delta Sidoarjo tersebut pun berakhir sama kuat 1-1.

29 April 2014

Arema menantang Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Monday, 28 April 2014

Pemain Lelah, Suharno Iba Pada Penggawa Arema

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Jadwal neraka memang sudah usai, namun rentetan jadwal padat itu masih menyisakan masalah karena sebagian besar pemain Arema mengalami kelelahan

Dimulai dari jadwal di AFC Cup melawan Maziya, Arema selanjutnya selama bulan April serangkaian pertandingan dengan jarak tiga hari main terus berlangsung secara berturut antara laga AFC Cup dan Indonesia Super League.

"Kita takut mereka jadi rawan cedera. Kita kasihan pada para pemain. Kita juga kasihan dengan para pemain yang tidak bisa tampil maksimal di pertandingan," kata Suharno.

Imbas dari padatnya jadwal terlihat jelas saat pertandingan. Dimana kekuatan pikiran sudah tidak sinkron dengan keinginan menggerakkan kaki. Sehingga banyak pemain kedodoran di babak kedua.

"Dalam pengamatan tim pelatih, di babak kedua, kondisi para pemain sudah menurun. Akibat kelelahan ini, pikiran, tenaga dan kaki sudah tidak sinkron. Hal ini terlihat dari umpan-umpan yang kerap salah. Selain itu, emosi kadang-kadang juga kurang terkontrol," papar Suharno.

Suharno mengaku tak bisa berbuat banyak terkait padatnya jadwal ini. Menurutnya, jadwal padat ini merupakan keputusan PT Liga Indonesia dan AFC yang harus diterima.

"Yang bisa kita lakukan sebagai pelatih adalah harus pintar-pintar menyiasati kebugaran pemain dengan melakukan penjagaan kondisi," tandasnya.

Arema wajib manfaatkan momentum

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema akan menantang tuan rumah Semen Padang, Selasa (29/04) dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014. Singo Edan akan memanfaatkan momentum ini untuk kembali menduduki posisi satu klasemen sementara wilayah barat.

Jika menang di Stadion Haji Agus Salim Padang, Arema kembali ke puncak menggusur Persib Bandung yang sementara ini unggul satu angka. Bagi Semen Padang yang berada di posisi ketiga, kemenangan juga bisa menggusur posisi Arema.

Namun demikian, pelatih Arema, Suharno meminta anak asuhnya tak terlalu percaya diri menghadapi tim Urang Awak. Baginya, Semen Padang sama seperti tim-tim besar di ISL lainnya yang berpotensi menjegal langkah Arema.

"Semangat tinggi boleh. Tapi Semen Padang bukan tim ringan. Materi pemain mereka bagus. Butuh kerja keras untuk menang," tutur pelatih 54 tahun tersebut mengingatkan pasukannya.

Sementara itu pelatih Semen Padang, Jafri Sastra menanggapi santai soal Arema yang datang ke Padang dengan kekuatan penuh. Dia menegaskan Semen Padang siap mengamankan poin kandang dari sergapan Ahmad Bustomi dkk.

"Kita harus akui, Arema adalah tim kuat, baik secara tim maupun secara individual. Tapi mereka bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dihadapi di lapangan," tegasnya.

Duel yang rencananya akan disiarkan langsung oleh RCTI mulai pukul 15.15 WIB ini diprediksi berjalan menarik. Tim mana kah yang mampu memanfaatkan momen yang tepat menggusur rival di klasemen sementara ISL wilayah barat?
Berikut ini perkiraan susunan pemain yang akan diturunkan kedua tim.
SEMEN PADANG
Jandia
Ardiles, Wahyu, Pagbe, N. Setya
Eka Ramdani, Bayauw, Esteban, Hyun-Koo
Ezequiel, Airlangga
AREMA
Kurnia Meiga
Benny W, V Igbonefo, Gathuessi, Alfarizie
Bustomi (C), Sukadana, Gustavo
Dendi, Gonzales, Beto

Sayap Semen Padang diwaspadai Suharno

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Melawat ke Stadion Haji Agus Salim, kandang Semen Padang. pelatih Arema Cronus, Suharno sadar betul ancaman yang akan mereka hadapi.

Ya, bila tak waspada, Singo Edan bisa menjadi korban terbaru performa mentereng Semen Padang yang dalam lima laga terakhir tak terkalahkan. Sebaliknya, Arema dalam liga laga terakhir di semua kompetisi menelan dua kekalahan away dari Persib Bandung dan Hanoi T&T.

Karena itu, pelatih Arema Suharno pun menegaskan bahwa tim pelatih tengah berupaya untuk memperbaiki kinerja pemain dan juga memperbaiki kelemahan tim agar bisa mengakhiri catatan buruk di laga away terakhir.

"Semoga ini hanya performa tim yang labil," ujar Suharno.

Selain berharap para pemain kembali menunjukkan performa gemilang seperti di awal musim ini, Suharno juga mengungkapkan bahwa sektor sayap Arema akan menjadi perhatian untuk diperbaiki.

Pasalnya, dalam lima laga yang telah dilakoni penggawa Singo Edan, sisi sayap dinilai tim pelatih menjadi kelemahan utama yang membuat tim lawan mudah mencetak gol.

Berbeda dengan Arema, Semen Padang justru memiliki kekuatan di sektor sayap dalam mencetak gol. Dalam lima laga terakhir mereka, sektor sayap Kabau Sirah selalu memiliki peran signifikan.

"Kami sudah memikirkan itu. Tapi Semen Padang tidak hanya bagus di sayap," tandas Suharno.

Persib Kalah Arema Buka Peluang Kembali Ke Puncak

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Peluang Arema kembali menduduki puncak klasemen Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah barat terbuka lagi. Pasalnya, di laga lain, Persib Bandung sang pemuncak klasemen sementara ini takluk atas Pelita Bandung Raya, Minggu (27/04).

Kekalahan Maung Bandung atas PBR itu membuat selisih poin dengan Singo Edan tetap satu angka. Ahmad Bustomi dkk bisa merebut posisi pucuk, asal bisa mengalahkan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Selasa (29/04).

Namun sang pelatih, Suharno berharap kesempatan ini tak menjadi bumeang bagi skuat Arema sendiri. Baginya, Semen Padang tetaplah klub yang tak bisa dipandang remeh jika bermain di bawah dukungan suporter setia mereka, The Kimers.

"Semangat tinggi boleh. Tapi Semen Padang bukan tim ringan. Materi pemain mereka bagus. Butuh kerja keras untuk menang," ungkap pelatih yang berdomisili di Sengkaling tersebut dalam laman resmi klub aremafc.com.

Jika mampu menggusur Persib, maka poin Arema unggul dua angka dan berpeluang menjadi juara paruh musim dengan mengantongi satu laga sisa lebih banyak. Hal ini juga akan menjadi motivasi tersendiri untuk mengalahkan Semen Padang.

Head To Head Arema Vs Semen Padang

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema Cronus bakal menghadapi Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super Leagu [ISL] 2014, Selasa (29/4), dari catatan sejarah pertemuan Singo Edan melawan Kabau Sirah tertulis jelas jika akumulasi kemenangan Arema lebih banyak.

Dari 16 kali pertemuan termasuk final Piala Galatama tahun 1992. Arema mampu menang sebanyak tujuh kali, seri sebanyak empat dan sisanya yaitu lima kali berakhir dengan kekalahan.

Prestasi terbaik yang diraih adalah musim 2006, di tahun itu Arema mampu menang melawan Semen Padang sebanyak dua kali baik itu kandang atau kandang.

Berikut ini adalah catatan yang dirangkum oleh WEAREMANIA.

HEAD TO HEAD

Kamis, 7 Maret 1991 : Arema vs Semen Padang 0-0 | SERI
Minggu, 16 Februari 1992 : Semen Padang vs Arema 2-2 [Musfadli 18, Indra 48; Singgih Pitono 1, 13] | SERI

Selasa, 21 Juli 1992 Semen Padang vs Arema 1-0 [Delvi Adri 53] | KALAH

Rabu, 4 Desember 1996 : Arema vs Semen Padang 2-1 [Pencetak gol tidak diketahui] | MENANG
Sabtu, 28 Juni 1997 : Semen Padang vs Arema 1-1 [Pencetak gol tidak diketahui] | SERI

Minggu, 21 Desember 1997 : Semen Padang vs Arema 0-0 | SERI
*Kompetisi dihentikan pada 25 Mei 1998 karena keadaan keamanan yang tidak memungkinkan

Jumat, 21 Januari 2002 : Semen Padang vs Arema Malang 4-0 [Nico Susanto 64, Kusdiyanto 66, 69, 83] | KALAH
Minggu, 24 Maret 2002 : Arema Malang vs Semen Padang 1-0 [Khusnul Yuli 51] | MENANG

Kamis, 20 Maret 2003 : Semen Padang vs Arema 1-0 [Husaini Ibrahim 48] | KALAH
Kamis, 14 Agustus 2003 : Arema vs Semen Padang 3-0 [Charles Horik 37, 50, Christian Cespedes 64] | MENANG

Minggu, 13 Maret 2005 : Semen Padang vs Arema 1-0 [Steven M. Mennoch 75] | KALAH
Minggu, 26 Juni 2005 : Arema vs Semen Padang 1-0 [Francis Yonga 75] | MENANG

Sabtu, 1 April 2006 : Semen Padang vs Arema 1-2 [Matias Santiago 31; Franco Hitta 16, Aris Budi Prasetyo 46] | MENANG
Sabtu, 24 Juni 2006 : Arema vs Semen Padang 1-0 [Aris Budi Prasetyo 15] | MENANG

Minggu, 31 Oktober 2010: Arema vs Semen Padang 3-1 [Dendi Santoso 2, Yongki Aribowo 12, Pierre Njanka Beyaka 20 penalti; Yu Hyun Koc 42] | MENANG
Kamis, 28 April 2011: Semen Padang vs Arema 2-0 [David Pagbe 22, Edward Wilson Junior 90] | KALAH

Aremania Akan Hadir ke Stadion Haji Agus Salim

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Perjuangan skuat Arema menantang tuan rumah Semen Padang, Selasa (29/04) tak akan sendiri. Sebab, Aremania Andalas yang berdomisili di Pulau Sumatra bersiap meluruk ke Stadion Haji Agus Salim, Padang.

Tak hanya Aremania Padang selaku "tuan rumah", Aremania Palembang, Aremania Jambi, Aremania Riau, dll. bersiap mendukung langsung Arema di tribun stadion. Mereka telah mengkonfirmasi melalui akun twitter masing-masing.

"Kita tak mau biarkan Arema berjuang sendirian di kandang lawan. Makanya kita siapkan dukungan total di stadion," ungkap Heri, salah satu Aremania Padang.

Selain Aremania dari kawasan Sumatra, kabarnya ada juga Aremania yang berangkat langsung dari Malang. Mereka semua akan menjadi satu di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Selasa (29/04) untuk mendukung skuat Singo Edan.

Sejarah Arema : 28 April


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 28 April dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

28 April 1983

Playmaker Arema, Gustavo Fabian Lopez berulang tahun yang ke-31. Gustavo bergabung dengan Arema di musim 2014 dengan status bebas transfer dari Persela Lamongan.

28 April 2002

Dua gol Suswanto menit 43' dan Nanang Supriyadi menit 59' membuat Arema menang 2-0 atas Persikota Tangerang di Liga Bank Mandiri Indonesia 2002.

28 April 2011

Arema takluk 2-0 di kandang Semen Padang di Indonesia Super League (ISL) 2010-2011. Gol David Pagbe menit 22' dan Edward Wilson Junior menit 90' memaksa Arema pulang ke kandang tanpa angka.

28 April 2012

Arema menang tipis 3-2 atas Pelita Jaya di lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Dua gol Greg Nwokolo yang kala itu masih membela Pelita, dibalas tiga gol Muhammad Ridhuan, Herman Dzumafo, dan Alain N'kong.

28 April 2013

Arema hampir saja mengalahkan tuan rumah Persiwa Wamena di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012-2013. Dua gol Greg Nwokolo dan Cristian Gonzales di awal babak kedua dibalas oleh gol Vali Kenari dan Seiko Camara di penghujung babak kedua yang membuat papan skor menjadi imbang 2-2.

Arema Tak Minati Juara Paruh Musim

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kendati masih berpeluang merangsek ke puncak klasemen hingga putaran pertama berakhir, Arema tak berminat menjadi juara paruh musim Indonesia Super League (ISL) wilayah barat. Bagi sang pelatih, Suharno, ada hal yang lebih penting daripada itu.

Perjalanan Arema di putaran pertama ISL musim 2014 ini sebenarnya bisa dibilang cukup mulus. Saat ini skuat Singo Edan berada di posisi runner-up wilayah barat di bawah Persib Bandung yang berselisih satu poin lebih banyak.

"Target kami bukan juara paruh musim karena tim yang menjadi juara paruh musim belum tentu menjadi juara ISL," ungkap Suharno selaku pelatih Arema.

"Kami harus terus berjuang keras memenangkan setiap pertandingan yang tersisa demi meraih juara sesungguhnya, yaitu juara di akhir musim," pungkas pelatih 54 tahun tersebut.

Ahmad Bustomi dkk menyisakan tiga pertandingan di putaran pertama musim ini. Setelah tur ke markas Semen Padang (29/04) dan Persija Jakarta (04/05), Gresik United sudah menanti di Stadion Kanjuruhan Malang di laga pamungkas putaran pertama (08/05).

Arema Vs Semen Padang Live Di RCTI

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema akan menantang Semen Padang, Selasa (29/04) dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014. Laga tersebut rencananya akan disiarkan secara langsung oleh RCTI dari Stadion Haji Agus Salim Padang, Sumatra Barat.

Tentu saja ini merupakan kabar gembira bagi Aremania perantauan yang tak bisa hadir langsung mendukung Arema di stadion. Kabar ini didapat dari official website RCTI, Minggu (27/04).

Melalui rilis jadwal resminya, RCTI akan menayangkan laga ISL Semen Padang vs Arema mulai pukul 15.15 WIB (seperti yang tertera di gambar berikut). Kick off pertandingan sendiri akan dimulai pada pukul 15.30 WIB.

Nah, untuk nawak-nawak Aremania Aremanita yang tak bisa ikut Tur ke Padang, siapkan diri untuk Nobar alias Nonton Bareng. Banyak pilihan tempat nobar di area Malang dan seluruh daerah di Indonesia.
2014_04_28_LIVE_RCTI_Semen_Padang_vs_AREMA

Sunday, 27 April 2014

Tur Padang-Jakarta, Arema Bawa 20 Pemain

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Menantang Semen Padang (29/04) dan Persija Jakarta (04/05), Arema membawa kekuatan penuh. Tak kurang dari 20 pemain dibawa oleh tim pelatih Arema dalam Tur Padang-Jakarta kali ini.

Skuat Singo Edan bertolak ke Padang dari Bandara Abdurrahman Saleh Malang, Minggu (27/04) sekitar pukul 08.30 WIB. Tim pelatih sengaja membawa kekuatan penuh demi mengakali problem fisik pemain.

Bek tengah Purwaka Yudhi terpaksa ditinggal di Malang karena masih dalam proses pemulihan cedera. Selain itu, kiper I Made Wardana juga harus absen karena tempatnya digantikan oleh Achmad Kurniawan.

Diperkirakan, sore ini Ahmad Bustomi dkk sudah sampai di hotel tempat menginap di Padang. Untuk sesi ujicoba rumput lapangan Stadion Haji Agus Salim Padang sendiri kemungkinan baru Senin (28/04) pagi.

Berikut ini 20 penggawa Arema yang dipersiapkan dalam Tur Padang-Jakarta.

Kurnia Meiga Hermansyah, Ahmad Kurniawan, Victor Igbonefo, Thierry Gathuessi, Munhar, Benny Wahyudi, Johan Alfarizie, Gilang Ginarsa, I Gede Sukadana, Juan Revi Auriqto, Hendro Siswanto, Ahmad Bustomi, Gustavo Lopez, Arif Suyono, Dendi Santoso, Irsyad Maulana, Samsul Arif Munip, Sunarto, Alberto Goncalves, Cristian Gonzales.

VIDEO: Nguyen Ngoc Duy 2-1 Gonzales

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Laga Ha Noi T&T vs Arema di ajang AFC Cup 2014 memang sudah berakhir hampir sepekan yang lalu (23/04). Namun video cuplikan gol laga yang dimenangi Ha Noi 2-1 itu baru didapatkan, Minggu (27/04).

Laga pamungkas Arema di Grup F itu sendiri gagal dimenangi Singo Edan, meski di babak petama sempat unggul satu gol lewat Cristian El Loco Gonzales. Dua gol Nguyen Ngoc Duy di penghujung babak kedua mengubur impian Arema menjadi juara grup.

Arema pun akhirnya lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up dan harus bertandang ke markas Kitchee FC Hongkong. Berikut ini cuplikan gol-gol dalam laga di Stadion Hang Day, Vietnam tersebut.


Irsyad Maulana, dari Padang untuk Arema

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Laga Arema di kandang Semen Padang, Selasa (29/04) dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 bakal menjadi momen langka bagi Irsyad Maulana. Datang ke Padang bagi gelandang Arema itu bukan sekedar pulang kampung, namun sebagai ajang pembuktian.

Irsyad merupakan satu di antara sekian banyak orang Minang yang hobi merantau. Sejak lulus SMA bakat mengolah si kulit bundar pemilik jersey nomor 88 Arema itu sudah dilirik pemandu bakat Pelita Jaya yang tengah membentuk tim junior.

Bersama gerbong Pelita yang dibawa Rahmad Darmawan musim 2012-2013 lalu, Irsyad pun memulai debut di Arema dengan cedera panjang sejak pra-musim. Cedera itu pula lah yang membuat kilaunya terlambat bersinar di penghujung musim pertamanya di Malang.

Meski mengaku senang bisa pulang ke Padang melawan klub yang diidolakannya sejak kecil, Irsyad akan bersikap seprofesional mungkin sebagai anggota skuat Singo Edan. Sebab, pemuda kelahiran 1993 itu sudah merasa nyaman bermain untuk Arema.

Bahkan, awal musim ini Irsyad sempat menampik tawaran Semen Padang demi menjaga hati Aremania yang mulai mengidolakannya. Sebuah loyalitas yang siap dia buktikan di hadapan saudara serumpunnya di Stadion Haji Agus Salim menantang Semen Padang.

Sejarah Arema : 27 April


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 27 April dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

27 April 2003

Arema takluk atas Persik Kediri dengan skor telak 4-0 di Liga Indonesia 2003. Laga ini sebenarnya adalah lanjutan laga pada 27.02.2003 yang sempat tertunda di menit 58' lantaran terjadi keributan dalam keadaan Persik unggul satu gol lewat Bamidele Frank. Dalam laga lanjutan ini Persik menambah tiga gol lewat hatrick Bamidele Frank dan satu gol Solekan.

Saturday, 26 April 2014

Arema Gagal LAwan Ajax Amsterdam

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ajax Amsterdam akan menantang dua klub Indonesia Super League (ISL), Persija Jakarta (11/05) dan Persib Bandung (14/05). Sebenarnya, Arema sempat ditawari ujicoba melawan klub asal Belanda itu oleh sang promotor.

Sebenarnya manajemen Arema sangat berminat terhadap tawaran laga ujicoba tersebut. Namun dengan alasan menjaga kondisi fisik pemain, General Manager Arema Ruddy Widodo terpaksa menolaknya.

Seperti diketahui, bulan Mei ini menjadi bulan paling sibuk bagi penggawa Singo Edan. Selain berjuang di pentas Asia dalam AFC Cup 2014, Arema juga tengah mengamankan posisi di kompetisi domestik ISL wilayah barat.

"Sebenarnya kami sangat berminat pada tawaran ujicoba dari Ajax Amsterdam beberapa waktu lalu. Tapi akhirnya kami tolak karena waktunya bareng dengan agenda babak 16 besar AFC Cup," tuturnya dilansir koran Radar.

"Andai Arema tidak lolos 16 besar, sudah pasti Arema akan ujicoba lawan Ajax. Sebab, kami yang mendapatkan tawaran paling awal," tegas pria yang juga seorang pengusaha travel tersebut.

Suharno Berharap Penggawa Arema Jaga Kondisi

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Dua hari jelang tur ke Padang, Arema melakoni sesi latihan di lapangan Abdurrahman Saleh Pakis, Jumat (25/04) sore. Latihan itu sendiri dimaksudkan untuk menjaga kondisi pemain Arema setelah bertempur di ajang AFC Cup melawan Ha Noi T&T.

"Kita hanya memberikan materi latihan ringan kepada para pemain yang dimainkan di pertandingan melawan Ha Noi, porsinya jelas beda dengan pemain yang tak bermain," tutur pelatih Arema, Suharno.

Tim pelatih Arema memang punya waktu yang cukup singkat jelang menantang Semen Padang, Selasa (29/04). Apalagi kondisi fisik anak asuhnya sudah terkuras oleh duel sengit melawan Ha Noi dalam partai penentuan juara Grup F, Rabu (23/04).

"Saya berharap anak-anak mampu menjaga kesehatan, pola makan dan memaksimalkan waktu istirahat yang ada untuk menjaga kondisi," imbuh pelatih 54 tahun asal Klaten tersebut.

"Kita akan berangkat ke Padang Minggu (27/04). Kita hanya punya kesempatan latihan di sana sekali saja, untuk itu kita akan maksimalkan sisa waktu yang ada," pungkasnya.

KILAS BALIK - Agus Salim Bukan Tempat Angker Bagi Arema

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Menjelang akhir bulan April, Arema akan menghadapi Semen Padang di lanjutan Indonesia Super League 2014. Mengenang bulan April, Arema di bulan ini pernah menang melawan Semen Padang.

Kemenangan Arema itu terjadi pada 1 April 2006, saat itu gol dari Franco Hita pada menit ke-15 dan Aris Budi Prasetyo pada menit ke-44, hanya dibalas satu oleh tuan rumah melalui Matias Santiago pada menit ke-31.

Bermain di hadapan sekitar 20 ribu pendukungnya yang memadati Stadion H. Agus Salim, pasukan Semen Padang langsung menekan sejak menit-menit awal. Berkali-kali mereka menekan pertahanan tim tamu guna mengejar gol secepat mungkin.

Hanya saja, karena keasyikan menyerang, barisan pertahanan Semen Padang justru kedodoran ketika menerima serangan balik. Buktinya, baru 15 menit pertandingan berlangsung, melalui sebuah serangan balik yang cepat, Arema berhasil mencuri gol.

Gol berawal dari umpan terukur dari sektor kiri ke jantung pertahanan tuan rumah. Franco Hita yang berdiri bebas di kotak penalti tanpa kawalan pemain belakang Semen Padang dengan mudah menyontek bola ke dalam gawang tuan rumah yang dikawal Afriyanto sekaligus merubah kedudukan menjadi 0-1.

Ketinggalan satu gol membuat anak-anak dari Bukit Indarung mencoba untuk bangkit. Serangan demi serangan terus mereka lancarkan ke daerah pertahanan lawan, sementara anak-anak Arema tetap mengandalkan serangan balik.

Para pendukung tuan rumah sempat dibuat gembira ketika Matias Santiago berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-31. Berdiri di depan gawang Arema yang dikawal Kurnia Sandi, Matias melepaskan sundulan keras memanfaatkan umpan akurat Nursiddik dari rusuk kiri pertahanan lawan.

Kedudukan imbang 1-1 tidak berlangsung lama, karena semenit menjelang turun minum pasukan "singo edan" kembali berhasil unggul melalui sundulan Aris Budi Prasetyo memanfaatkan sepak pojok Alex Pulalo.

Memasuki babak kedua, irama permainan kedua tim tidak banyak berubah. Semen Padang terus berupaya mengejar ketinggalan, sementara anak-anak Arema tetap setia dengan serangan balik yang cukup efektif merepotkan pertahanan tuan rumah.

Hanya saja, babak kedua berjalan dengan keras dan cenderung kasar. Wasit Fiator Ambaritan (Bandung) harus mengeluarkan delapan kartu kuning untuk kedua tim, masing-masing diterima Ambrizal, Martin Sebastian, Octavianus dan Niene Mamadou (Semen Padang), serta Alex Pulalo, Aris Budi Prasetyo, I Putu Gede dan Joao Carlos (Arema Malang).

Kedua tim sama-sama memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol sepanjang babak kedua, namun selalu gagal akibat kurang cermatnya penyelesaian akhir.

Semen Padang memiliki peluang emas untuk menyamakan skor jika saja Budi Kurnia tidak gagal menceploskan bola meski menerima umpan di depan gawang yang lowong. Bola tendangannya justru melambung di atas mistar. Tuan rumah juga memiliki peluang melalui Matias Santiago, Octavianus dan Niene Mamadou, tetapi selalu dapat digagalkan Kurnia Sandi.

Sementara peluang terbaik Arema diperoleh Emaleu Sergei pada saat "injury-time". Tinggal berhadapan dengan penjaga gawang, dia gagal menaklukkan kiper Wawan Darmawan yang masuk menggantikan Afriyanto sejak menit awal babak kedua.

Bola yang berada di kaki Sergei dengan sigap direbut Wawan, sehingga kedudukan 1-2 untuk keunggulan Arema tetap bertahan sampai bubaran.

Ofisial tim tuan rumah sempat memrotes wasit karena dinilai meniup peluit panjang sebelum waktu normal berakhir, namun Fiator Ambaritan bergeming dengan keputusannya
YANG TERJADI SETELAH LAGA INI
    1. Kemenangan atas Semen Padang di laga pamungkas Divisi Utama 2006 putaran pertama membuat Arema menjadi juara paruh musim dengan nilai 26 hasil dari tujuh kali menang, lima kali seri dan sekali kalah.
    2. Sementara untuk Semen Padang, posisi tim besutan pelatih Syafrianto Rusli melorot satu tingkat ke posisi ketujuh. Posisinya diambilalih Sriwijaya FC yang pada waktu bersamaan bermain imbang 2-2 ketika menjamu Persekabpas Pasuruan. Kedua tim sama-sama mengantongi 17 angka, namun Sriwijaya unggul selisih gol.
    3. Kekalahan itu adalah kekalahan keempat tim "urang awak" sepanjang putaran pertama musim kompetisi Liga Indonesia XII, namun merupakan kekalahan pertama yang mereka derita di kandang sendiri. Sementara bagi Arema, kemenangan atas Semen Padang adalah kemenangan kedua di kandang lawan setelah sebelumnya pada 14 Februari Arema menang 1-0 di kandang PSIM Jogjakarta.
    4. Aris Budi Prasetyo menambah koleksi golnya menjadi tiga. Ketika putara pertama ditutup, pemain berjuluk "Nukud" atas kebiasaanya meramal pertandingan itu menjadi topskor dari posisi bek, bahkan di Arema, koleksinya ini sama dengan milik sang striker Franco Hitta di putaran pertama alias sama-sama tiga.
    5. Di musim itu, Arema dan PSSI memang kerap berseteru terutama melalui media, sebuah kondisi yang akhirnya membuat PSSI akhirnya melakukan perubahan aturan. Dimana saat itu juara Grup berhak menjadi tuan rumah tidak dilaksanakan karena PSSI memilih Solo meski di saat itu Arema juara Grup.
    6. Di akhir kompetisi, permainan Arema berjalan antiklimaks. Meski menjadi juara Grup Barat, namun Arema akhirnya harus tersingkir di babak delapan besar yang ketika itu dilaksanakan di Solo.

Kurnia Meiga Absen Latihan

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kiper utama Arema, Kurnia Meiga terpaksa absen latihan Arema, Jumat (25/04) sore di lapangan Abdurrahman Saleh Pakis. Kiper asal Jakarta itu mengaku sudah izin untuk menggelar acara syukuran ulang tahun pertama anak angkatnya, Kurnia Ummi Sabrina.

Sebelumnya, Meiga berpisah dengan rombongan Arema di Jakarta sepulang dari Hanoi Vietnam dalam lag AFC Cup 2014. Kiper 24 tahun ini sengaja pulang kampung, karena awalnya tim pelatih tak mengagendakan sesi latihan untuk hari Jumat.

"Meiga absen latihan karena sedang berada di Jakarta, karena ada syukuran ulang tahun pertama Sabrina putri angkat kami," tutur istri Meiga, Azhiera Adzka Fathir kepada WEAREMANIA.

"Meiga hanya izin sehari, dan hari ini (Sabtu, 26/04) dia sudah kembali ke Malang," imbuh wanita yang dinikahi Meiga setahun lalu tersebut menambahkan.

Meiga memang terkenal sebagai sosok ayah yang baik bagi kedua anak angkatnya. Namun dia menjamin hal tersebut tak akan mengganggu persiapan Arema jelang tur ke Padang menantang Semen Padang, Selasa (29/04).

Sejarah Arema : 26 April


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 26 April dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

26 April 1995

Arema membuka putaran kedua Liga Indonesia 1994-1995 dengan kemenangan besar 4-1 atas Asyabab Salim Group Surabaya (ASGS). Sayang tak ada catatan sejarah yang menyebutkan siapa saja pencetak gol dalam laga tersebut.

26 April 1998

Arema menggasak Medan Jaya dengan skor tipis 2-1 di lanjutan Ligina 1997-1998. Dua gol Jonathan menit 8' dan Pacho Rubio menit 19' hanya mampu dibalas satu gol Baco Sadissau enam menit jelang laga usai. Kompetisi musim itu sendiri akhirnya berhenti di tengah jalan lantaran kerusuhan politik yang terjadi di Jakarta.

26 April 2000

Arema menang telak 3-1 atas PKT Bontang dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia 1999-2000. Tiga gol Arema dicetak secara beruntun di menit 21 oleh Joko Susilo, menit 23' dan 24' oleh Pacho Rubio. Sementara itu, pemain yang kelak bergabung dengan Arema, Aris Budi Prasetyo membuat gol balasan bagi PKT di menit 76'.

26 April 2009

Arema ditahan imbang 2-2 oleh Persija Jakarta di Indonesia Super League (ISL) 2008-2009. Macan Kemayoran sempat membuka keunggulan lewat Bambang Pamungkas jelang turun minum. Arema berbalik unggul di babak kedua melalui gol Patricio "Pato" Morales menit 59' dan Buston Browne menit 65'. Namun kemenangan Arema di depan mata digagalkan oleh gol Fabio Lopes satu menit jelang peluit panjang babak kedua ditiupkan wasit.

Arema Persiakan Diri, Padang Dan Jakarta

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Para penggawa Arema Cronus tak bisa lama-lama bersantai. Usai melakoni laga tandang ke markas Hanoi T&T, Rabu (23/04), Ahmad Bustomi dan kawan-kawan harus berlatih mempersiapkan diri menjalani dua laga tandang ke Padang dan Jakarta.

"Dalam latihan Jumat (25/04) sore ini, kita akan fokus pada recovery kondisi fisik mereka. Latihan ini juga berguna untuk menjaga agar kondisi mereka tetap terjaga," ujar Pelatih Arema, Suharno, padaBola.net.

"Besok, Sabtu (26/04) pagi, kita baru akan fokus pada taktik dan strategi," sambungnya.

Perjuangan Arema musim ini harus menghadapi hadangan jadwal padat. Usai melakoni laga kandang menjamu Pelita Bandung Raya, Sabtu (19/04), anak asuh Suharno ini langsung terbang ke Vietnam untuk berlaga di ajang AFC Cup, melawan Hanoi T&T.

Usai lawatan ke Vietnam itu, para penggawa Arema hanya mendapat kesempatan dua hari dalam mempersiapkan diri. Setelah itu, mereka bakal melakoni dua laga tandang ke kandang Semen Padang (29/04) dan Persija Jakarta (04/05). "Kita akan berangkat ke Padang, Minggu (27/04) siang," tandasnya.

Legenda Arema Kurnia Sandy

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Kurnia Sandy, sosok kiper legendaris Indonesia di tahun 90an. Sosok yang pernah berguru di Sampdoria ini adalah pemain Arema di tahun 2003-2006. Arema pulalah yang menjadi tim yang paling lama didiami oleh Sandy. Selama tiga musim kompetisi kiper kelahiran Semarang itu mampu mendapatkan tiga gelar, Juara Divisi I dan dua kali juara Copa Indonesia.

Sosok yang saat ini melatih Frenz United Malaysia itu banyak bercerita tentang kondisi Arema selama masa sulit dana hingga Arema diambil alih oleh Bentoel di tahun 2003. Dia juga bercerita tentang motivasi untuk bangkit dari cedera hingga orang yang paling berpengaruh di dalam karirnya. Tidak cukup, karena Kurnia Sandi juga bercerita perihal pertandingan-pertandingan terhebat selama di Arema.

Hallo I'l Potiere, apa kabar Kurnia Sandy. Sibuk apa sekarang sam?
Assalamualaikum Arema . Maaf baru bisa skarang, kemarin tim saya ada tanding lawan klub U-19 di vietnam. Alhamdulillah kabar baik, saya sekarang melatih di Akademi Frenz United di Malaysia.

Bagaimana ceritanya bisa datang ke Arema?
Dulu saya masuk ke Arema sebagai cadangan Listyanto [Raharjo] karena saya baru memulai [bermain] lagi setelah cedera patah kaki dan istirahat hampir 2 tahun. Awal mula masuk Arema saya ketemu dengan Aji Santoso di Malang yang pada saat itu saya sedang ikut acara sosialisasi salah satu partai politik. Disitu saya dengar kuota kiper di Arema tinggal satu. Alhamdulillah Rejeki Saya ada disitu, meskipun proses negosiasi sempet alot dan last minute deal.

Tim yang paling berkesan?
Arema, bukan karena ini forum arema ya tapi emang bener.. di Aremalah saya bisa menemukan kekeluargaan yg sebenarnya, apalagi saya sempat juga mengalami bagaimana masa susahnya pemain Arema sehari-hari di mes Dieng. Dengan fasilitas yang boleh dibilang sangat minim tapi kami tetap kompak dan saling membantu.

Bukannya tahun 2003 sudah diambil oleh Bentoel?.
Di mes Dieng saat Arema bermain di Divisi I, [belum diambil alih Bentoel sepenuhnya]. Pernah juga saya dan teman sekamar (Kristiawan) kehabisan uang dan tidak ada makanan di mes, terpaksa ngutang ke warung. Bahkan sering juga barter dgn tiket pertandingan. Sedikit cerita, saya berterima kasih banget kepada Mas Yanto, Penjual nasi belut goreng di daerah Galunggung (seberang Natasha) kalo tidak salah. Dia sangat membantu saya pada masa-masa sulit di Arema, terutama di saat-saat kelaparan dan gak ada uang. Disana boleh ngutang dan bahkan gratis.

Tidak ingin pindah ke klub lain yang lebih mapan?
Dulu saya lama vakum karena cedera panjang, jadi tidak banyak klub yang tahu kalau saya mulai aktif lagi. Dan di Arema saya bisa kembali bangkit dan dibesarkan.

Bukan pekerjaan mudah menemukan peak performance usai cedera, bisa sedikit berbagi resep bagaimana anda bisa bangkit, dan kalau tidak salah dulu saat di Arema, pelatih timnas kembali memanggil?.
Betul, sangat tidak mudah untuk kembali ke peak performance setelah lama absen. Jujur, disamping peran pelatih kiper, saat itu saya ingin membuktikan bahwa saya belum habis dan saya masih mampu bersaing. Motivasi pribadilah yg berperan sangat penting disini, siapapun jika melakukan sesuatu tanpa adanya niat atau tujuan pasti hasilnya jg tdk akan maksimal, selain itu juga disamping dukungan keluarga dan doa ibu/orang tua.

Pelatih yang paling mempengaruhi?
Peran pelatih mas FX Tjahyono juga banyak membantu, beliau sudah tahu saya sejak kecil (masih SSB di Semarang) Terutama dalam hal Psikologi memberikan motivasi yang menurut saya berbeda dengan yangg lain. Dia juga bisa menjadi teman diluar lapangan. Om Bendol juga berpengaruh, meskipun karakter beliau keras kadang sampai memaki-maki juga kalau di latihan atau pertandingan, namun justru itu juga bisa menjadikan motivasi untuk berbuat yang terbaik.

Boleh cerita tentang besaran nilai kontrak yang diterima oleh Kurnia Sandy sewaktu di Arema, dulu sewaktu masuk adalah pemain yang sudah punya nama kan?.
Soal nilai kontrak pertama di arema jelas sgt kecil sekali bahkan untuk membayar cicilan rumah sebulan pun tak cukup. Nama besar saya tidak menjadi jaminan dapat dikontrak besar mas jika kondisi finansial klub tidak mendukung. Tujuan saya waktu itu hanya bagaimana saya bisa kembali eksis di sepak bola dan saya berfikir di Aremalah tempat yang tepat, atmosfir sepakbola di malang luar biasa dan itu sangat berpengaruh terhadap karier saya.


Sempat bermain di Persik yang rival berat Arema, kenapa anda memutuskan bermain disana?
Sebetulnya ini juga diluar kehendak saya, saat itu saya masih ingin tetap di arema dan managemen pun masih berminat kepada saya. Tetapi pelatih baru Arema saat itu (Alm Janu) menginginkan regenerasi pmain, sehingga dengan terpaksa pemain yang usia lanjut hengkang termasuk saya yang sudah berusia 33 tahun. Disaat kondisi galau akhirnya datang tawaran dari Persik dan Persela, setelah proses nego akhirnya di Persiklah saya putuskan bermain.

Pengalaman yang paling menyenangkan dan paling tidak menyenangkan.
Pengalaman yang paling berkesan adalah ketika menjadi bagian dari Arema saat mendapatkan juara Divisi 1 dan dua kali juara Copa Indonesia, sementara pengalaman yang paling tidak mengenakkan adalah ketika harus menerima siraman air ke***ng oleh penonton persib di Siliwangi karena Persib susah menjjebol gawang Arema, [sebenarnya] masih banyak suka duka nya, tetapi saya bangga sudah pernah menjadi bagian dari keluarga Arema.


Pertandingan yang terus bakal diingat hingga sekarang?
Final divisi 1 di senayan [Arema menang lewat gol perpanjangan waktu melalui Marthen Tao]. Setelah sekian lama tidak pernah lagi main disana (dulu selama di timnas senayan udah bagai rumah sendiri) dan akhirnya bisa dapat gelar juara di Arema.

Keinginan apa di sepakbola yang hingga kini belum tercapai?
Juara Liga, hingga saya pensiun saya belum pernah mendapatkan itu.

Apabila Kurnia Sandy tidak menjadi pemain bola, kira-kira bakal seperti apa?
Saya tidak tahu bakal jadi apa, namun ketika masih kecil saya punya cita-cita masuk TNI Angkatan Udara

Pesan untuk Arema dan Aremania?
Pesan untuk Arema dan Aremania adalah tetap bersatu untuk menjadi nomor satu atau juara. Aremania gak perlu diragukan lagi, selama saya main bola, tidak pernah saya merasakan suasana dukungan suporter yang bisa membuat merinding dari awal masuk stadion sampai meninggalkan stadion selain waktu main di Arema, mungkin pmain-pemain eks Arema atau pmain sekarang juga merasakan hal yang sama

Wellington Phoenix Tantang Arema Ujicoba

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Salah satu anggota A-League (kasta tertinggi Liga Australia), Wellington Phoenix melayangkan tantangan ujicoba kepada Arema. Meski baru secara lisan, namun manajemen Arema menanggapinya positif.

Sesuai kesepakatan lisan tersebut, laga ujicoba akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang pada akhir Juli. Kesempatan ini tentu sangat bermanfaat bagi Arema untuk mengisi jeda kompetisi lokal.

"Kita sudah sepakat menggelar ujicoba, meskipun belum ada MoU terkait rencana ujicoba tersebut," tutur Ruddy, seperti diwartakan koran Radar.

Menurut General Manager Arema, Ruddy Widodo, Wellington Phoenix adalah klub besar di negaranya. Sebelum berkompetisi di A-League, Phoenix merajai kompetisi lokal di Selandia Baru.

"Perlu diketahui, Wellington (Phoenix) merupakan klub besar di Selandia Baru. Mereka sering juara ketika (masih) berkompetisi di Selandia Baru," pungkasnya.

Sebelumnya, Arema juga sudah pernah menghadapi klub A-League lainnya, Central Coast Mariners di Stadion Kanjuruhan Malang akhir musim 2013 lalu. Kala itu Arema menghabisi CCM 2-1 di laga final Piala Menpora dan berhak atas trophy juara.

Friday, 25 April 2014

Waktu Mepet Langsung Latihan

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema Cronus benar-benar harus berburu dengan waktu. Setelah selesai turun di babak penyisihan Gruf F AFC Cup 2014 dan lolos babak 16 besar, konsentrasi langsung beralih. Kali ini, dua laga Indonesia Super League (ISL). Dua laga terdekat, lawan Semen Padang (29/4) dan Persija Jakarta (4/5).
Padahal, Skuadra Singo Edan, baru kembali dari Hanoi Vietnam. Dijamu Hanoi T&T di Hang Day Stadium, Rabu (23/4) kemarin. Kamis malam, mereka baru tiba di Malang, setelah menempuh perjalanan 20 jam.
Tetapi karena terbatasnya waktu, sore ini, mereka sudah harus kembali berlatih. Meski sekadar recovery training di Stadion Gajayana. Latihan resmi sebelum berangkat ke Padang, baru digelar Sabtu (26/4).
''Bagaimana lagi. Kita tidak punya waktu lagi. Minggu sudah berangkat. Praktis kita cuma punya waktu sekali latihan. Kalau besok (Jumat, Red.) anak-anak tidak diberi recovery training, bisa rusak fisik mereka,'' ujar Joko 'Gethuk' Susilo, salah satu pelatih Arema, saat transit di Jakarta, menunggu pesawat ke Surabaya, kemarin.
Gethuk sadar, pemainnya benar-benar dalam kondisi kelelahan. Tim berlogo kepala singa ini harus dihadapkan jadwal 'gila' di musim ini. Dua kompetisi sekaligus, harus mereka ikuti. Bahkan salah satu diantaranya, membawa nama negara di kancah sepakbola Asia.
Meski demikian, tidak ada toleransi jadwal yang diberikan otoritas penyelenggara ISL, PT Liga Indonesia. Padahal jarak antara satu laga, ke lainnya, sangat dekat. Belum lagi jarak tempuh dari satu venue ke tempat lain, berjauhan.
Dimulai dari Bandung lawan Persib (13/4), kemudian kembali ke Malang menghadapi Selangor FC (16/4) dan Pelita Bandung Raya (19/4). Dini harinya(20/4), sudah harus berangkat ke Hanoi Vietnam, untuk persiapan menghadapi Hanoi T&T di Hang Day Stadium, Rabu malam (23/4). Dini hari (24/4) lagi, harus kembali ke Malang, sebelum Minggu berangkat ke Padang.
''Padahal kami membawa nama negara. Seharusnya kami mendapat dispensasi berupa jadwal laga yang tidak mepet. Selain itu, pemain juga bukan robot. Saya benar-benar salut dengan perjuangan anak-anak. Mereka benar-benar all out disetiap pertandingan,'' imbuh pelatih kelahiran Cepu ini.
Termasuk ketika diumumkan sore ini harus sudah kembali ke lapangan, tak satupun dari mereka mengeluh. Briefing untuk persiapan latihan itu, dilakukan setelah pemain keluar dari pintu imigrasi bandara Soekarno Hatta.