Saturday, 12 April 2014

Beto Batal ke Bandung

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Arema Cronus, kehilangan pemain kuncinya sesaat sebelum keberangkatan menuju Bandung, pagi kemarin. Alberto Goncalves, bomber Singo Edan, dihapus dari daftar pemain yang berangkat ke tanah Pasundan, saat menit-menit terakhir.
Kamis malam, Beto terkena serangan diare akut dan demam. Dokter tim, dr Indrawan Dwantoro menyebut, sakit Beto cukup parah. ‘’Ya dia keracunan makanan. Mungkin karena ada makanan yang tidak steril dan kurang bersih, saat Beto makan. Dia cukup kesakitan, sehingga saya rekomendasi agar Beto tidak ikut ke Bandung. Karena tidak akan maksimal,’’ terang Indra, sapaan akrabnya kepada Malang Post kemarin.
Setelah keracunan makanan, kondisi pemain asal Brazil tersebut menurun dan tim pelatih secara mendadak, tak lagi membawa Beto untuk persiapan ke Bandung. Dokter asli Singosari tersebut mengungkapkan, Beto harus istirahat setidaknya satu hingga dua hari ke depan agar bisa pulih dari sakitnya.
Beto digantikan oleh Gilang Ginarsa yang sebelumnya sempat tidak masuk dalam daftar pemain yang diboyong ke Bandung. ‘’Dia sudah dapat resep, agar sembuh dia harus istirahat,’’ terang mantan dokter timnas U-19 itu.
Kehilangan Beto di saat terakhir, tentu cukup sulit bagi tim pujaan Aremania. Sebab, tim asuhan Suharno - Joko ‘Gethuk’ Susilo itu bakal kehilangan daya gedor di lini depan. Dengan pertandingan sepenting lawan Persib Bandung, tentu tim pelatih sedang berpikir keras untuk mengatur strategi. Pelatih Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo jelas kecewa karena kehilangan pemainnya lagi.
‘’Kita sudah kehilangan Purwaka yang cedera, juga kehilangan Irsyad yang sedang dalam masa pemulihan. Sekarang kita kehilangan Beto. Jelas ini cukup merugikan kita. Tapi bagaimana lagi. Saya juga tidak mau memaksakan pemain saya, kalau dipaksa nanti malah tambah berat,’’ ujar Gethuk kepada Malang Post kemarin.
Karena kehilangan Beto di saat terakhir, tim pelatih kini sedang berusaha meracik strategi baru jelang laga penting lawan Persib. Gethuk mengungkapkan, akan ada perubahan dalam susunan pemain di lini depan untuk lawan Maung bandung. Perubahan itu demi mengisi posisi yang ditinggal oleh Beto.
Dari beberapa nama yang diboyong ke Bandung, setidaknya ada tiga pemain yang bisa dirotasi untuk mengisi posisi Beto. Yakni, Arif Suyono, Samsul Arif dan Sunarto. Arif Suyono sedang dalam masa pembuktian. Usai menjalani Training Center di Jogjakarta, kondisi pemain asal Batu ini sedang mencapai puncaknya.
Fisik mumpuni, ditambah dengan karir di dunia sepakbola selama bertahun-tahun, mematangkan sosok Keceng. Pemain yang kini menginjak usia 30 tahun itu butuh pertandingan sebesar super big match lawan Persib, demi membuktikan kapasitasnya.
Selain Keceng, ada juga Samsul Arif Munip yang tidak beda jauh dari Keceng. Samsul yang lebih sering jadi pemain pengganti, sedang haus gol. Dia sudah cukup lama paceklik gol. Dalam dua laga terakhir lawan Maziya Sports and Recreation, dia juga belum mencetak sebiji gol pun. Tentu saja, Samsul yang baru diisi ulang di Jogjakarta dengan materi TC yang keras, ingin membuktikan dirinya belum habis.
Selain itu, Sunarto yang saat pra musim sangat luar biasa, ingin kembali ke performa awalnya. Pemain asal Pakis tersebut sedang dalam masa penurunan. Dia sudah lama tak mencetak gol. Meskipun sering diturunkan sebagai pemain cadangan, Sunarto tak kunjung cetak gol penentu untuk menghidupi julukannya sebagai The Joker.
Laga lawan Persib, bisa jadi pertanda kembalinya Sunarto, Fernando Torres-nya Arema. Meski demikian, tim pelatih bakal memilih pemain terbaik untuk mengisi posisi yang ditinggal oleh Beto. ‘’Kita pilih pemain yang paling siap, kita juga siapkan strategi alternatif agar bisa mendapat hasil maksimal lawan Bandung,’’ tutupnya. (fin/avi)

0 comments:

Post a Comment