Wednesday, 19 February 2014

Aremania Bantah Adanya Korban Jiwa di Tur Karawang




Kabar liar di beberapa media sosial seperti facebook dan twitter banyak yang mengatakan bahwa ada korban jiwa di kubu Aremania dalam kericuhan di luar Stadion Singaperbangsa, Karawang, Kamis (13/02). Namun dikutip dari malang-post, korlap tur Aremania membantah kabar tersebut.

"Itu adalah kabar bohong. Meskipun kita dapat serangan di Karawang, tapi tidak ada korban meninggal. Tapi, info soal Aremania ada korban luka itu benar," ujar Ahmad Gozali, Aremania Korwil Klayatan.

Kronologinya, kericuhan sebenarnya sudah terjadi jelang laga antara Persita Tangerang vs Arema berakhir. Begitu wasit meniupkan peluit panjang mengakhiri laga yang dimenangkan Arema 0-1 itu, oknum suporter yang berada di luar stadion memberondong tribun stadion dengan lemparan batu.


"Karena dinding stadion tidak terlalu tinggi, oknum suporter di luar stadion bisa leluasa melempar batu ke dalam. Ada dua Aremania yang kepalanya bocor dan berdarah karena lemparan batu. Tapi, tidak ada korban jiwa," imbuh Gozali.

Rombongan Aremania sempat tertahan di dalam stadion hampir satu jam lamanya sebelum akhirnya aparat keamanan menghalau oknum suporter di luar stadion dengan tembakan peringatan lima kali. Aremania pun dievakuasi dalam kawalan ketat polisi hingga meninggalkan area stadion.

Warga Karawang sendiri sangat welcome dengan kedatangan Aremania. Terbukti sesaat setelah bis Arema terkena lemparan, para pemain yang keluar mencari pelaku dibantu oleh puluhan warga Karawang yang sudah gemas dengan tingkah pelaku.

1 comment: