Friday, 6 June 2014

Serang Polisi, 63 Oknum Bonek Diamankan

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Niat hati melakukan aksi sweeping kendaraan Plat N, nasib sial menimpa 63 oknum yang diduga suporter asal Surabaya ini. Mereka justru diamankan karena sempat menyerang pihak kepolisian di Tol Simo-Tandes, Jumat (6/6) dini hari.

Puluhan oknum itu sempat menduduki ruas-ruas jalan tol 'menyambut' kepulangan Aremania usai mendukung Arema melawan Gresik United di Gresik (5/6). Ketika Polwiltabes Surabaya berusaha membubarkan, mereka malah dilempari batu dan bom molotov.

Pihak kepolisian pun berusaha membubarkan gerombolan oknum tersebut dengan tembakan gas air mata. Massa yang kocar-kacir kemudian diciduk satu persatu hingga terkumpul 63 orang oknum yang langsung diperiksa intensif.

"Update terakhir sudah ada 63 orang yang dibawa ke Mapolrestabes untuk dimintai keterangan," tutur Kombes Pol Setija Junianta dilansir dari Suara Surabaya.

"Kita akan kembangkan apakah mereka masuk dalam elemen suporter bola atau siapa. Dan untuk sementara belum ada penetapan tersangka bagi mereka," pungkasnya.

Sejarah Arema : 6 Juni


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Ada peristiwa apa saja yang terjadi di tanggal 6 Juni dalam sejarah perjalanan Arema? Berikut ini kami telah merangkumnya spesial untuk pembaca setia.

6 Juni 2009

Arema taklukkan tamunya Persita Tangerang dengan skor telak 4-1 di lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2008-2009. Dua gol Fortune Udo menit 3' dan 53', ditambah Ahmad Sambiring Usman menit 9', serta Patricio Eliseo Morales Gaete menit 55' hanya mampu dibalas satu gol Ade Mustari menit 80'.

Silup Janji Kawal Ketat Aremania

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Aparat keamanan berjanji akan mengamankan Aremania usai mendukung Arema dalam laga Indonesia Super League (ISL) 2014, Kamis (5/6) di kandang Gresik United. Rombongan suporter Arema dikawal ketat sejak keluar dari Stadion Tri Dharma Gresik sekitar pukul 18.00 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, Polrestabes Surabaya menerjunkan pasukannya bekerja sama dengan Polda Jawa Timur. Suporter Arema yang menggunakan armada bus dan sepeda motor kembali ke Malang akan dilindungi dari ulah oknum suporter beratribut hijau.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Setija Junianta, dilasir dari Radio Suara Surabayamengatakan para suporter Arema akan kembali menggunakan jalur lain. Mereka akan dialihkan agar tak melewati titik-titik rawan yang berpotensi adanya lemparan dari oknum suporter rival.

"Tidak akan ada (suporter Arema) yang kembali melalui Surabaya," tegas Setija masih dilansir dariRadio Suara Surabaya.

Menurutnya, kali ini aparat kepolisian tidak ingin kecolongan seperti Rabu (4/6) malam menjelang dini hari kemarin. Pihak berwajib akan memaksimalkan penjagaan dengan menurunkan personil di titik-titik rawan, terutama daerah perbatasan demi kenyamanan Aremania.

"Saya mendengar suporter kembali beraksi, dan petugas juga sedang melakukan penanganan di lapangan. Jadi belum ada data lengkapnya saat ini," paparnya.

"Kami berharap para suporter memiliki kesadaran untuk tidak melakukan tindakan anarkis," pungkas Setija.

Alfredo Vera Bangga Bisa Imbangi Arema

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Meski Gresik United (GU) hanya bermain 0-0 dengan Arema di laga Indonesia Super League (ISL) 2014, Kamis (5/6) Alfredo Vera tak terlalu kecewa. Pelatih GU tersebut malah bangga anak pasukannya bisa menghentikan ambisi Arema mencuri poin penuh.

Tampil di hadapan publik Tri Dharma Gresik sebenarnya Otavio Dutra dkk mampu meladeni permainan terbuka yang dilancarkan skuat Singo Edan. Khusus untuk kegigihan Laskar Joko samudro ini, Alfredo memberikan acungan jempol.

Rasa bangga sang juru taktik memang sangat beralasan karena di bawah tekanan variasi serangan Gustavo Lopez dkk, GU mampu bermain disiplin. Terutama kecemerlangan kiper mudanya, Aji Saka yang tercatat berkali-kali menggagalkan peluang Arema.

"Kami sadar yang kami hadapi adalah tim papan atas. Sebenarnya kami juga punya peluang mencetak gol, namun belum beruntung saja," tutur Alfredo dalam konferensi pers usai laga.

"Saya salut dengan semangat tempur para pemain Gresik United, karena mampu mengimbangi permainan Arema," tegasnya.

Imbang Lawan Gresik, Suharno Tetap Bersyukur

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Niat Arema merengkuh poin penuh di Stadion Tri Dharma Gresik, Kamis (5/6) sebelum libur panjang Indonesia Super League (ISL) 2014 tertahan oleh Gresik United. namun pelatih Arema, Suharno tetap mensyukuri hasil 0-0 tersebut.

Kalau bicara untung-rugi, menurut pelatih 54 tahun itu, Arema bisa dibilang rugi karena di atas kertas seharusnya kemenangan mampu mereka bawa pulang. Di sisi lain, Suharno melihat satu poin dari Gresik itu merupakan suatu keuntungan.

Arema sempat bermain hati-hati menghadapi Laskar Joko Samudro di awal babak pertama. Sebenarnya, banyak peluang yang dimiliki skuat Singo Edan, namun tak mampu dikonversi menjadi gol karena kecemerlangan kiper GU, Aji Saka.

"Kita memang sengaja bermain sabar dan lebih banyak menunggu untuk melihat permainan lawan. Kita pancing dulu mereka keluar, baru kita lancarkan serangan balik," ungkapnya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

"Walaupun hasilnya kita imbang 0-0, saya kira tak terlalu jelek mengingat kita bermain di luar kandang," pungkas pelatih berlisensi A AFC tersebut.

Silup Tangkap 11 Bonek

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Aparat kepolisian berhasil mengamankan 11 orang oknum suporter beratribut hijau, Kamis (5/6) dini hari. Mereka diciduk dalam kerusuhan suporter di KM 6.600 wilayah Banyu Urip, Surabaya.

Sebelumnya, 11 orang yang rata-rata masih berusia muda ini bersama puluhan oknum suporter hijau lainnya melakukan sweeping kendaraan plat N (Malang) di wilayah tol tersebut.

Menurut pantauan Suara Surabaya, rombongan oknum suporter ini sempat berlaku anarkis menutup sejumlah kawasan tol di Surabaya sebelum dihalau oleh pihak yang berwajib.

Tindakan provokatif ini mereka lakukan untuk menghadang gelombang Aremania yang menuju Gresik untuk mendukung Arema yang akan bertanding dengan Gresik United di Stadion Tri Dharma, Kamis (5/6).

Berikut ini daftar nama 11 oknum suporter yang dilansir oleh Suara Surabaya.

1. Hendra Setyawan (18) warga Simo Pomahan;
2. Yopi (20) warga Kembang Kuning;
3. Mondrian Stevi (16) warga Sidotopo;
4. Indra Maudeo (16) warga Banyuurip Wetan;
5. Ramadihan (17) warga Simo Pomahan;
6. Setyo Santoso (27) warga Simo Pomahan;
7. Rizal Aditya (21) warga Banyuurip;
8. Purwanto (20) warga Pacar Kembang;
9. Arif Winarno (15) warga Putat;
10. Andre Agus Pratama (19) warga Simogunung Kramat Timur;
11. Sikin (17) warga Banyuurip.

Oknum Suporter Bonek Sweeping Kendaraan Plat N

Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa - Lagi-lagi, oknum suporter beratribut serba hijau kembali berulah. Mereka melakukan sweeping kendaraan plat N (Malang) di tol arah Surabaya, Kamis (5/6) dini hari.

Dilaporkan oleh Suara Surabaya, oknum suporter tersebut sempat berlaku anarkis di KM 6.600 kawasan Banyu Urip. Massa suporter sempat memblokade kawasan ini sebelum dihalau oleh polisi dengan gas air mata.

Sejumlah pendengar Radio Suara Surabaya melaporkan, penutupan jalan tol dilakukan mulai Tol Waru ke arah Satelit, Satelit ke arah Perak, juga Perak, dan Dupak arah Satelit.

Dampak dari penutupan jalan tol tersebut, semalam sempat terjadi antrean panjang di sekitar pintu masuk Tol Waru arah Perak, terutama kendaraan besar-besar.

Aksi oknum suporter ini berkaitan dengan gelombang kedatangan Aremania ke Gresik melalui Surabaya. Suporter fanatik Arema ini akan mendukung tim kesayangannya yang akan menantang Gresik United, Kamis (5/6).

Informasi yang berhasil kami himpun, pukul 05.00 WIB pagi tadi aparat keamanan sudah bisa menguasai tol-tol yang sebelumnya diduduki oleh oknum suporter hijau. Namun kendaraan plat N dihimau untuk tidak melintas dulu di kawasan tersebut.