Tuesday, 25 March 2014

Aremania Bisa Tonton Gratis Trofeo Arema


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Arema hanya perlu merogoh kocek 2000 perak saja alias untuk parkir untuk menyaksikan ajang Trofeo Arema yang mempertemukan tiga tim yaitu Arema Cronus, Arema U-21 dan Arema U-17. Karena manajemen mengratiskan tiket pertandingan.
Dari keterangan media officer Arema, Sudarmaji. Dikatakan jika ajang itu adalah sarana untuk saling mempererat silaturahmi dari tim yang yang selama ini dibawah naungan Arema. Sehingga saling silaturahmi itu bakal dilakukan dihadapan Aremania.

"Tidak ada tiket untuk pertandingan di Gajayana besok," kata Sudarmaji singkat.

Sudarmaji memberikan penjelasan jika Arema U-21 dan Arema U-17 juga ingin dikenalkan kepada Aremania bahwa inilah bibit-bibit andalan tim Singo Edan di masa depan, sehingga Aremania sejak dini sudah tahu siapa calon-calon pemain itu lewat ajang yang berdurasi 45 menit tiap pertandingan itu.

"Kita juga ingin mengenalkan pemain junior yang kita miliki," tutupnya.

Friday, 21 March 2014

Arema - Dendi dapat Doa Sang Istri


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Setelah sekian lama puasa gol, Dendi kembali mencetak gol untuk Arema dalam laga AFC Cup 2014 melawan Maziya S&Rc, Rabu (19/03). Sang istri, Vivi Rezky merasa senang sekaligus bersyukur atas pencapaian Dendi.

"Alhamdulillah," ucap wanita yang dinikahi Dendi pada 11 Maret 2012 lalu itu dalam akun twitternya singkat.

Dendi masuk di babak kedua, tepatnya di menit 57 menggantikan Irsyad Maulana. Tak perlu waktu lama, 11 menit berselang dia sukses mengkonversi umpan cantik Gustavo Lopez sambil menjadi gol dengan tendangan berteknik tingginya.

Golnya ke gawang kiper Maziya, Imran Mohammed itu merupakan gol perdana Dendi musim ini. Pemilik jersey 41 itu terakhir mencetak gol pada 4 Juli 2013 lalu kala Arema menumbangkan PSPS Pekanbaru 7-1 di Stadion Kanjuruhan.

"Tetap harus perbaiki fisik. Semoga bisa selalu konsisten dan lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya," saran Vivi.

Arema - Tak Ada Perubahan Laga Antara Persib vs Arema


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Dalam situs resminya, AFC telah menetapkan jadwal kick off laga kandang terakhir Arema di Grup F AFC Cup 2014 menjamu Selangof FA pada 16 April 2014. Keputusan ini tak berimbas pada jadwal Indonesia Super League (ISL) Persib Bandung vs Arema.

Skuat Arema harus bertandang ke markas Persib sebelum beduel dengan Selangor di Stadion Kanjuruhan Malang. Dikutip dari Jawa Pos, Manajer Administrasi PT Liga Indonesia, Darwis Satmoko menegaskan laga Persib vs Arema akan dilaksanakan sesuai jadwal.

"Tidak ada perubahan untuk pertandingan di Bandung. Arema tetap melawan Persib tanggal 13 April," tegas Darwis.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, PT LI hanya mengubah jadwal kick off laga Arema setelah bertanding di AFC Cup. Karena hanya selisih sehari setelah menjamu Selangor, laga ISL Arema vs Pelita Bandung Raya ditunda dua hari menjadi 19 April.

Pihak Arema mengaku sudah mendapatkan konfirmasi dari PT LI sebagai operator ISL. Namun demikian, manajemen Arema masih menunggu surat resmi perubahan jadwal tersebut.

Arema - Gustavo jadi Pembeda


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Hadirnya Gustavo Lopez di lini tangah Arema Cronus memberikan perbedaan pada gaya main Arema.

MACETNYA LINI DEPAN

Walaupun dianggap tim terlemah di grup F, barisan depan Arema tidak sanggup melesakan satu gol pun dipertandingan ini. Selain Gonzales yang memang di jaga ketat oleh pemain belakang, sangat terlihat bagaimana El Loco lebih sering turun kebelakang untuk meminta bola, namun ketika mendapat bola jarang sekali pemain lain yang membuka ruang untuk diberi umpan. Total hanya 26 kali menyentuh bola, bahkan 11 diantaranya tidak menemukan sasaran.

Hal ini menjadikannya kontribusi terendah di tim diantara barisan depan yang lain. Strategi serangan balik yang mengandalkan Beto sebagai senjata utama juga tak membuahkan hasil apapun, umpan jauh yang ditujukan untuk Beto kebanyakan akan mandek dan dihalau oleh pemain belakang Maziya yang punya postur tinggi.

Belum lagi ketika lolos dan berhasil membawa bola, lagi lagi tidak ada rekan yang siap menerima umpan silangnya. Tapi catatan individual Beto masih cukup baik dengan 4 kali melakukan tendangan kegawang, sayang belum diikuti dewi fortuna yang menyebabkan semua tendangan hanya menjadishoot on goal. Kurang tenangnya lini depan saat di kotak penalti juga menjadi salah satu faktor.

GUSTAVO EFFECT

Gustavo kembali masuk starting XI di pertandingan kali ini pasca cedera yang membuatnya menepi dan absen di lima laga terakhir. Kembali bermainya sang playmaker Arema ini membawa angin segar yang teramat menyejukan, torehan dua assist dan satu goal kemarin sore telah membawa Arema naik peringkat satu strip di posisi 2 setelah Hanoi T&T.
Gustavo memberikan efek luar biasa di permainan Arema (Foto: Maldivesoccer.com)
Mari kita lihat sejauh mana efek yang diberikan oleh pemain asal Argentina ini saat tampil selama 86 menit di pertandingan kemarin. Dua pertandingan di grup F AFC Cup arema menuai hasil yang sangat tidak memuaskan, memperoleh hanya satu poin dengan hanya mencetak dua gol dan kebobolan empat kali.

Bahkan dua gol yang disarangkan oleh Arema sebelumnya bukan dari open play, satu gol diciptakan oleh Igbonefo melalui pemanfaatan sepakan bebas dan satu gol penalti oleh Gonzales.

Kesusahan dalam bermain dan menciptakan peluang melalui open play inilah yang menjadi alasan harus mainnya Gustavo. Kemampuanya dalam memberi umpan yang akurat serta umpan umpan terobosan yang sulit dijangkau lawan menjadikan dirinya memang harus dikhawatirkan ketika pemilik nomer punggung 8 ini tidak bisa tampil untuk Arema.

Skill seperti inilah yang tidak dimiliki para gelandang lainya di Arema. Pembuktian itu ditunjukannya dengan membuat lebih dari separuh keypass total Arema, menjadi terbanyak diantara semua pemain Arema. Kesemuanya dilakukan di area final third, dimana hal ini sangat menunjang dalam menciptakan peluang yang bisa dikonversi menjadi gol. Selain itu, umpan yang dilepaskan banyak menuju area penyerangan. Dan gambar dibawah ini menunjukan dimana saja area gustavo dalam melepaskan umpan yang dua diantaranya menjadi assist.
Area passing Gustavo
Gol pertama oleh Hendro adalah buah kecerdikan dan kreativitas dari eks Persela ini, Hendro yang berlari merangsek masuk kotak penalti dan tidak terdeteksi lawan menerima umpan cantik dari Gustavo yang melewati kepala pemain lawan. Sedikit dribble kemudian diakhiri dengan tendangan kaki kiri yang berhasil merobek gawang Maziya.

Gol kedua merupakan pembuktian bahwa selain memiliki kemampuan menciptakan peluang bagi tim, dirinya juga mampu menciptakan peluang untuk dirinya sendiri, menerima umpan di dalam kotak penalti dari Benny, Gustavo yang sudah terkepung oleh dua pemain lawan di depannya dan satu orang dibelakang melakukan gocek bola yang berhasil mengelabui hadangan didepanya, mengakhiri aksinya dengan tendangan dan berhasil merobek gawang lawan untuk menambah skor bagi Arema.

Di dalam proses gol terakhir sebenarnya Gustavo tidak sempurna dalam mendribble bola, setelah berlari membawa bola dan berhasil masuk kotak penalti, ayah dua orang anak ini malah terpeleset saat ingin mengecoh lawan, dasar pemain dengan skill hebat tak lantas membuat dirinya kehilangan sentuhan walau dalam kondisi terpeleset. Langsung saja bola cut back di berikan, Dendi yang masuk menggantikan Irsyad berlari muncul dari second line dan langsung menyambar bola. Terciptalah gol yang juga menjadi gol terakhir di pertandingan kali ini.

Performa Gustavo sore itu juga mengembalikan penuh perannya sebagai poros permainan Arema, total 84 percobaan passing dengan presentase menemui sasaran 83% menjadikannya pemain dengan percobaan passing yang paling banyak diantara pemain arema lainya.

KESIMPULAN

Misi mencari poin yang hilang telah sukses di laksanakan, pelajaran dari Hanoi di kandang juga cepat diserap melalui permainan yang cukup rapi dari segi transisi dan pertukaran posisi, hal yang menjadi sorotan di pertandingan lalu. Hanya saja kebiasaan buruk dalam meremehkan lawan ketika menghadapi tim yang dibawah level permainan harus segera dihilangkan.

Gol lawan yang tercipta terjadi karena tangkapan Meiga yang lepas kemudian bola clearance Alfarizi jatuh didepan dua pemain Maziya yang berdiri bebas dan berhasil memanfaatkan untuk mencetak gol. Sedikit atau banyak ketika meremehkan lawan bisa berbuah kepanikan dan kerugian untuk tim Arema. Sampai jumpa dan tetap dukung Singo Edan.

Arema - Lini Tengah Arema Kreatif


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Datang dengan ingin mengganti poin yang gagal dikemas saat dikandang sendiri, Arema membawa kekuatan penuh dalam melakoni lawatan ke Maladewa.

Pulihnya Gustavo Lopez menjadi suntikan semangat tersendiri bagi tim dan juga Aremania. Hadirnya kembali el Fantasista membuat Arema kembali ke formasi 4-3-3 (4-2-3-1) dengan menggunakan trio gelandang setelah dipertandingan melawan Hanoi sebelumnya hanya menggunakan 2 gelandang. Dua fullback produk lokal tampil bersamaan, Benny Wahyudi di kanan dan Ahmad Alfarizie di sisi kiri.

Sementara itu Thiery Gatheussi yang di pertandingan terakhir menuai banyak sorotan masih ditampilkan, kali ini digeser agak ketengah berduet dengan Victor Igbonefo di posisi centreback didepan Meiga yang masih menjadi andalan di bawah mistar gawang. Selain untuk rotasi, duet centre back kali ini juga berfungsi untuk menghalau serangan lawan melalui heading yang mengandalkan umpan lambung nantinya dan sangat tepat jika mengistirahatkan Purwaka yang tidak baik dalam duel udara.

Penampilan yang menjanjikan dari gelandang bertahan Hendro saat melawan Hanoi menjadikan dirinya masuk starting eleven, ini penampilan perdananya untuk bahu-membahu bersama sang kapten Bustomi dilapangan sejak menit awal pertandingan. Gustavo yang sudah pulih dari cedera menempati posisi di depan duo gelandang tadi. Sedangkan lini penyerangan kali ini dipercayakan pada pemuda 20 tahun asal Padang, Irsyad yang menemani el loco Gonzales dan seorang Brazillian, Beto Goncalvez.

Hal yang menonjol adalah kembali bermainnya Gustavo, dan pembuktian kapasitas Hendro yang diturunkan sejak menit awal. Bermain terbuka dan menyerang menjadi pilihan yang tepat kali ini, mengingat lawan yang dihadapi juga tidak istimewa bahkan bisa dibilang ini adalah lawan terlemah di grup F jika dilihat dari peringkat klasemen.

Arema cukup mendominasi dengan pola umpan pendeknya, tercatat ada total 450 passing dengan presentase sukses 81%, lawan kali ini memang banyak melakukan umpan panjang dari berbagai sisi untuk menuju area pertahanan Arema serta mengandalkan adu fisik dalam bermain.

Duet centre back kali ini berhasil menunjukan kerjasama apiknya dalam bahu-membahu menghalau umpan lambung yang diperagakan Maziya sepanjang pertandingan, total 9 kali berhasil memenangkan duel udara dari 10 duel yang berpotensi membahayakan gawang Arema, dengan Gathuessi sempurna dalam memenangi duel udara sebanyak 5 kali.

Di pertandingan kali ini juga memperlihatkan komunikasi yang baik dilakukan antar pemain, transisi yang dilakukan dalam menyerang dan bertahan terlihat sangat rapi. Terlihat disisi kiri yang di isi oleh Irsyad memperagakan covering position yang baik, berkali kali Irsyad ikut turun jauh kebelakang untuk melakukan pertahanan ketika Alfarizi melakukan overlapping jauh kedepan, satu hal yang tidak muncul ketika pertandingan melawan Hanoi lalu. Selain itu tipikal Irsyad yang suka merebut bola dengan sliding tackle juga cukup membantu dalam hal ini, total empat tackle berhasil dibukukan dalam tujuh kali percobaan tackle. Dia menjadi pemain terbanyak yang melakukan percobaan tackle diantara semua pemain. Sayang agresifitas ini tidak berlangsung penuh karena pemuda asal Padang ini mengalami cidera setelah menerima tackle keras pemain Maziya dan mengharuskan diganti di pertengahan babak kedua.

Alasan kuat kenapa Hendro sampai diminati klub asal Jepang bisa disaksikan di pertandingan sore kemarin, kuda-kudanya tak setangguh Revi, distribusi bolanya juga tak sebaik Sukadana apalagi dengan Bustomi. Namun keistimewaan dalam daya jelajah yang tinggi dan memiliki tendangan jarak jauh yang baik yang menjadikan kemampuanya menonjol.

Khusus untuk tendangan langsung jarak jauh ini, bisa dibilang yang terbaik dari semua gelandang bertahan arema lainya. Selain itu kemampuan dalam memainkan posisi gelandang bertahan yang memutus serangan lawan juga patut mendapat acungan jempol. Seolah ingin menunjukan semuanya itu, pertandingan kemarin sore menjadi arena pertunjukannya.

Memainkan peran bertukar posisi dengan Bustomi ditunjukannya dengan disiplin, dimana ketika Bustomi sedang membantu penyerangan, Hendro akan berada dibelakang tidak ikut naik untuk berjaga ketika lawan melancarkan serangan balik. Keduanya silih berganti dalam bertahan dan menyerang, nilai lebihnya ada pada Hendro ketika lebih berani melakukan tackle dengan lawan ketimbang Bustomi yang hanya bertahan dengan cara menutup arah aliran bola. Pembuktianya semakin lengkap ketika Hendro berhasil menyarangkan gol pembuka hasil umpan dari Gustavo.

Arema - Demi Jamu Selangor, Lawan PBR Mundur


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Arema akan melakoni laga kendang terakhir di Grup F AFC Cup 2014 menjamu Selangor FA pada 16 April 2014. Sementara itu laga kandang lainnya di Indonesia Super League (ISL) melawan Pelita Bandung Raya (PBR) harus ditunda dua hari.

Laga Arema vs PBR harus ditunda oleh PT Liga Indonesia selaku operator ISL karena hanya berselang sehari setelah Arema bermain di AFC Cup (17/04). Hal ini setelah ada keputusan dari AFC mengenai kejelasan laga Arema vs Selangor FA.

"Kami sudah menetapkan untuk pertandingan Arema menjamu PBR akan diubah menjadi 19 April," tutur Manajer Administrasi PT LI, Darwis Satmoko dikutip dari Jawa Pos.

"Karena pada 17 Aprilnya Arema menjalani pertandingan di Piala AFC. Arema sudah mengirimkan surat permohonan penundaan pertandingan kepada kami," imbuhnya.

Darwis menolak jika keputusan ini sebagai bentuk keistimewaan untuk Arema terkait jadwal di ISL. Langkah PT LI semata-mata diambil untuk mendukung klub berlogo kepala singa itu yang mewakili Indonesia di ajang antar klub Asia.

Thursday, 20 March 2014

Arema - Digandeng K-Vision


Kabar Aremania | Kabar Arema | Berita Arema | Arema | Aremania | Salam Satu Jiwa -  Keinginan Aremania agar Arema memiliki saluran khusus Arema TV tampaknya bisa segera terwujud. Hal itu terkait niat baik K-Vision yang tengah menjajaki kerjasama dengan Arema dan beberapa klub Indonesia Super League lainnya.

Stasiun televisi berbayar yang juga memegang hak siar ISL 2014 tersebut berencana membuat saluran khusus untuk beberapa klub ISL, termasuk Arema. Pernyataan itu disampaikan penanggung jawab saluran Bola Indonesia, Buyung Wijaya Kusuma.

"Kami akan membuat televisi khusus klub dan akan bekerja sama dengan Arema, Persib Bandung, Semen Padang, PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persija, dan lain-lain," tuturnya dalam acara launching K-Vision, Rabu (19/03), dilansir Goal Indonesia.

Dalam acara yang dihelat di salah satu mall di kawasan Senayan Jakarta itu, Buyung menambahkan bahwa proyek siaran khusus klub ISL ini layaknya di luar negeri. Seperti kita ketahui, klub-klub Eropa seperti Manchester United misalnya memiliki MU TV.

"Ini seperti siaran sendiri klub-klub di luar negeri layaknya Liverpool TV, MU TV. Melalui tayangan ini kami ingin ikut memajukan sepakbola Indonesia. Rencana kami juga disambut baik oleh PT Liga Indonesia maupun PSSI," pungkas Buyung.